Abdulah Latbual Dikeroyok dan Ditikam Dengan Pisau Dipohon Telinga Bagian Kanan

Dilihat 840 

terasnkri.com. Maluku Namlea – Peristiwa penikaman dan pengeroyokan oleh sekelompok orang terjadi terhadap korban Abdulah Latbual dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Sungai Anhoni Kecamatan Teluk Kayeli Kabupaten Buru Provinsi Maluku, (Jumat 30/09/2022) sekira pukul 18.00 wit

Kronologisnya, awal peristiwa bermula ketika mobil Estrada milik Daeng asal Makassar sedang dalam perjalanan dari Wansait menuju sungai Anhoni wilayah tambang gunung Botak untuk pengangkutan material sebagaimana biasanya

Setiba di sungai Anhoni tempat penampungan material, kondektur alias kenek mobil Estrada Abdulah Latbual (40) turun menyapa orang orang yang duduk di tepi dan badan jalan masuk keluar mobil sambil mengatakan “tolong jangan duduk dijalan karena rem mobil tidak bagus”

Bukannya merespon baik, malah sekelompok orang orang yang tidak dikenal menghampiri korban Abdulah Latbual dengan mengeluarkan pisau dan langsung menusuk di pohon telinga sebelah kanan

Baca Juga  KSKP Nunukan Berhasil Ungkap Tindak Pidana Curat

“Bukan hanya itu, terjadi juga pengeroyokan oleh sekelompok orang orang itu memukul korban Abdulah Latbual dengan menggunakan batu dibagian badannya” ungkap seorang saksi yang tidak bersedia namanya dipublikasi.

Lanjut sumber ini, “Diduga kuat sekelompok orang orang yang melakukan penikaman dan pengeroyokan ini dibawah pengaruh miras karena tadi terlihat sedang mengkonsumsi minum keras (miras) bersama – sama”

Saksi lain yang juga enggan namanya dipublikasikan sebagaimana yang dihimpun awak media, pelaku sekelompok orang yang terdiri dari 6 orang itu semuanya diduga berasal dari desa Seit Ambon.

Sedangkan Korban Abdulah Latbual, mamanya Nurlatu berasal dari Desa Batukasa Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan

Pantauan media ini, dilapangan korban dievakuasi oleh anggota kepolisian dan keluarga korban ke Pustu Unit 17 desa Parbulu sekitar pukul 22 00,wit dan mendapat pelayanan dari bidan Erna Wael dengan menjahit luka korban sebanyak 3 jahitan

Baca Juga  Bareskrim: Doni Salmanan Dilaporkan Terkait UU ITE

Informasi dari keluarga korban, selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Waekasar kecamatan Waeapodan dan sampai sekitar pukul 01.00 wit dinihari untuk mendapat pelayanan dokter namun setelah berkordinasi dengan suster atau bidan ternyata dokter tidak berada ditempat tapi sedang keluar daerah, sehingga keluarga korban dan anggota kepolisian meminta bidan di pustu agar korban menginap dan pagi dibawa korban ke Rumah Sakit Umum Lala.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini dari keluarga korban, sampai berita ini ditayangkan, petugas kepolisian telah menangkap 2 orang pelaku sedangkan 4 orang pelaku lainnya masih dalam pengejaran anggota kepolisian yang bertugas di Anhoni. (GP)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: