EkonomiKalimantan UtaraPemprov Kaltara

Kaltara-Jatim Perkuat Jalur Dagang, Transaksi Tembus Rp2 Triliun

Loading

TERASNKRI.COM | TARAKAN, KALTARA – Kerja sama ekonomi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Jawa Timur (Jatim) semakin diperkuat melalui Forum Temu Bisnis Misi Dagang dan Investasi yang digelar di Hotel Tarakan Plaza, Selasa (8/9/2026).

Forum yang mempertemukan pelaku usaha dari kedua provinsi tersebut menghasilkan nilai transaksi lebih dari Rp2 triliun. Capaian itu menunjukkan besarnya peluang perdagangan antardaerah sekaligus membuka ruang investasi yang lebih luas.

Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang mengatakan tingginya nilai transaksi menjadi indikator positif bagi perkembangan kerja sama ekonomi kedua daerah.

Baca Juga  Inflasi Kaltara Agustus 2026 Terkendali 2,17 Persen, TPID Perkuat Strategi 4K

“Alhamdulillah, transaksi sampai penutupan sudah lebih dari Rp2 triliun. Ini lompatan besar dalam meningkatkan kerja sama antara pengusaha Jawa Timur dan Kaltara,” ujar Zainal.

Menurutnya, kerja sama tersebut harus diarahkan pada pola perdagangan yang saling menguntungkan. Kaltara memiliki sejumlah komoditas yang berpotensi dipasarkan di Jawa Timur, sementara berbagai kebutuhan masyarakat dan dunia usaha di Kaltara dapat dipasok dari Jatim.

“Prinsipnya, kerja sama ini harus memberikan manfaat bagi masyarakat kedua provinsi,” katanya.

Baca Juga  Karhutla Kaltara Terendah di Kalimantan, Kewaspadaan Tetap Diperketat

Untuk memperkuat arus perdagangan, Pemprov Kaltara juga mendorong peningkatan konektivitas distribusi barang melalui rute Tol Laut Surabaya-Tarakan. Penambahan armada dinilai penting agar distribusi komoditas dari kedua wilayah berlangsung lebih cepat dan efisien.

“Semakin banyak armada, perputaran produk dari Jawa Timur dan Kaltara akan semakin cepat dan efisien,” jelas Zainal.

Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C.) Hj. Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi capaian forum bisnis tersebut. Ia menilai keberhasilan kerja sama Kaltara dan Jatim tidak terlepas dari komunikasi serta kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha.

Baca Juga  Pemprov Kaltara Buka Pendampingan, Pelaku Usaha Galian C Diminta Lengkapi Perizinan

“Terima kasih kepada Pak Gubernur Zainal dan seluruh tim. Semua berjalan baik karena kolaborasi yang solid,” ujar Khofifah.

Khofifah juga menilai penerapan pola creative financing dalam kerja sama kedua provinsi menjadi salah satu peluang yang dapat dikembangkan untuk memperluas kegiatan ekonomi dan investasi.

Dengan transaksi yang telah melampaui Rp2 triliun, kerja sama Kaltara-Jatim diharapkan tidak berhenti pada forum bisnis, tetapi berlanjut dalam bentuk kemitraan usaha, peningkatan distribusi komoditas, dan investasi yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. (TN/DKISP Kaltara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *