TNI Tertibkan Areal Tambang Gunung Botak, GMPRI :”Wujudkan Pengelolaan Sesuai Regulasi dan Berpihak pada Rakyat”
![]()


TERASNKRI.COM | BURU, MALUKU – Ketua GMPRI Rifandi Makatita mendukung langkah upaya TNI melaksanakan kegiatan penertiban di areal tambang legal Gunung Botak, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, sebagai langkah konkret dalam menata kembali aktivitas pertambangan agar berjalan sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.
GMPRI menilai penertiban ini bertujuan untuk menciptakan tata kelola pertambangan yang tertib, aman, dan berkelanjutan. Melalui langkah ini, diharapkan para penambang dapat bekerja secara lebih teratur, nyaman, serta memiliki kepastian hukum dalam menjalankan aktivitasnya.
Jau Sebelum pelaksanaan kegiatan, TNI bersama pihak terkait telah melakukan mitigasi dan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat dan para penambang. Upaya ini dilakukan agar seluruh pihak memahami bahwa penertiban bukan untuk menghambat mata pencaharian, melainkan untuk menciptakan kondisi kerja yang lebih baik dan sesuai aturan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pangdam XV/Pattimura yang baru, yang sebelumnya menjabat sebagai Dansatgas PKH dan dikenal memiliki rekam jejak keberhasilan dalam menjalankan tugas. Kepemimpinan beliau dinilai membawa semangat perubahan serta langkah-langkah strategis yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

GMPRI mendukung TNI dalam rangka penertiban tidak hanya merapikan areal tambang, tetapi juga memastikan para penambang dapat bekerja sesuai regulasi, sekaligus menciptakan suasana kerja yang aman, tertib, dan kondusif dalam mencari penghidupan.
Langkah ini mendapat apresiasi dan dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perangkat adat setempat. Para tokoh tersebut menilai penertiban sebagai upaya positif dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat dan ketertiban hukum.
Selain itu, kegiatan ini juga didukung penuh oleh pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten. Sinergi yang solid antar unsur Forkopimda terlihat dalam proses pengaturan dan pelaksanaan kegiatan, yang mencerminkan kerja sama yang baik dalam upaya pengelolaan wilayah demi kesejahteraan masyarakat.
Dukungan juga datang dari pihak koperasi yang turut berperan dalam mendorong penataan kembali areal tambang agar lebih tertib dan terorganisir.
GMPRI Menilai Pangdam XV/Pattimura menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kepentingan rakyat. Kepemimpinan yang humanis serta langkah bijak yang diambil mencerminkan sosok pemimpin yang hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Meskipun baru menjabat, beliau dinilai telah menghadirkan gebrakan nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dengan adanya penertiban ini, diharapkan aktivitas pertambangan di Gunung Botak dapat berjalan lebih tertib, aman, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah, menuju Buru Berseri dalam peningkatan kesejahteraan Masyarakat Buru. (Grace)
