DAERAHMalukuNusantara

DPRD Kabupaten Buru Dorong Pengelolaan Tambang Legal Gunung Botak Demi Kesejahteraan Rakyat

Loading

TERASNKRI.COM | BURU, MALUKU – Menyusul berbagai dinamika dan permasalahan yang muncul di kawasan Tambang Emas Gunung Botak, Pulau Buru. Pimpinan beserta Anggota DPRD Kabupaten Buru mengambil langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Gubernur Maluku, Bapak Hendrik Lewerissa, pada Kamis (4/6/2026 ).

Pertemuan ini merupakan wujud nyata komitmen lembaga perwakilan rakyat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat serta masa depan daerah.

Baca Juga  Kapolres Buru Dampingi Peninjauan Gunung Botak, Pastikan Keamanan dan Stabilitas Wilayah

Pengelolaan Tambang Emas Gunung Botak harus dilakukan secara terukur, sesuai aturan hukum, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas.

“Keberadaannya harus memberikan manfaat nyata, bukan justru menimbulkan kerusakan lingkungan atau menimbulkan permasalahan sosial,” tegas salah satu pimpinan DPRD dalam penyampaiannya.

Lebih lanjut, DPRD Kabupaten Buru berharap Pemerintah Provinsi Maluku dapat berperan aktif sebagai jembatan koordinasi dengan pemerintah pusat. Hal ini mengingat isu Gunung Botak telah berlangsung selama bertahun – tahun dan menyangkut kepentingan yang lebih luas, baik bagi daerah maupun negara. Diperlukan kebijakan yang tepat dan solusi yang komprehensif agar persoalan ini dapat terselesaikan secara berkelanjutan.

Baca Juga  KLARIFIKASI: Ketua DPD KNPI Buru Minta Maaf Terkait Isu ‘Bekingan’ di PT HAM

Audiensi ini juga menjadi bukti keseriusan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan dan representasi rakyat. Di tengah berbagai tantangan yang ada, jalur dialog dan koordinasi lintas tingkat pemerintahan dipilih sebagai upaya menghadirkan solusi terbaik.

Baca Juga  Upacara Serah Terima Jabatan Wakapolres Buru, Kompol Akmil Djapa Digantikan Kompol Jufri Jawa

Diharapkan melalui pertemuan ini, terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat. Tujuannya adalah mewujudkan pengelolaan sumber daya alam di Gunung Botak yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, menjaga kelestarian alam, serta menjadi penggerak ekonomi yang adil dan berkelanjutan bagi Kabupaten Buru dan Maluku secara keseluruhan. (GP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *