Kabar IstanaNASIONAL

Presiden Prabowo: Tegakkan Hukum dan Konstitusi untuk Cegah Hukum Rimba

Loading

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya penegakan hukum, konstitusi, serta konsensus kebangsaan sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan negara dan kehidupan demokrasi Indonesia pada Rapat Kerja Pemerintah bersama anggota Kabinet Merah Putih, seluruh pejabat Eselon I kementerian/lembaga, serta para Direktur Utama BUMN yang digelar di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 8 April 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

TERASNKRI.COM | JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penegakan hukum, konstitusi, dan konsensus kebangsaan merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan negara serta demokrasi Indonesia. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama Kabinet Merah Putih, pejabat Eselon I, dan Dirut BUMN di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga  Presiden Prabowo di Satu Abad NU: Indonesia Resmi Swasembada Beras per 31 Desember 2025

Presiden menekankan bahwa Indonesia harus berdiri tegak di atas Undang-Undang Dasar 1945 agar tidak terjerumus ke dalam ketidakteraturan.

“Tidak ada negara tanpa hukum, tidak ada negara tanpa konstitusi. Tanpa itu, yang ada adalah kekuatan rimba atau hukum senjata, dan rakyat kita tidak menghendaki itu,” tegas Presiden Prabowo.

Dalam arahannya, Kepala Negara mengingatkan kembali dua konsensus besar bangsa, yaitu Sumpah Pemuda 1928 dan perumusan UUD 1945. Ia mencontohkan kebesaran jiwa para pendiri bangsa yang memilih Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan demi menghindari perpecahan antar-suku.

Baca Juga  Kementerian Kebudayan dan JMSI Kolaborasi Majukan Kebudayaan Nasional

Selain itu, Presiden menjelaskan bahwa konsensus kedua adalah penetapan Pancasila sebagai ideologi negara yang menghormati keberagaman. Ia menegaskan bahwa Indonesia telah memilih jalan demokrasi dengan kedaulatan di tangan rakyat.

Baca Juga  Presiden Prabowo Umumkan Pembangunan Kampung Haji di Makkah Saat Hadiri Satu Abad NU

“Kita selalu berpegang teguh kepada konsensus-konsensus besar. Kita telah memilih bernegara secara demokrasi,” imbuhnya.

Menutup taklimatnya, Presiden Prabowo mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk bekerja keras menjaga stabilitas negara melalui penegakan hukum yang adil dan memperkuat persatuan nasional guna diwariskan kepada generasi mendatang. (TN/Foto :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *