BuruMalukuNusantara

Dandim 1506 Namlea Hadiri Panen Raya Padi di Desa Wanareja Kab Buru

Loading

TERASNKRI.COM | BURU, MALUKU – Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan, Komandan Kodim 1506 Namlea, Letkol Inf. Heribertus Purwanto, S.I.P. bersama Forkopimda melaksanakan panen raya padi serentak di Desa Wanareja, Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru (05/012026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf. Heribertus Purwanto, S.I.P.

Bupati Buru Ikram Umasugi S.E.

Wakil Bupati Buru Sudarmo S.P.MSi.

Wakapolres Buru Kompol H. Akmil Djapa, S.Ag.

Danyon TP 821/Satria Bupolo Mayor Inf. Muhammad Zoddiqul Ulum Ely.

Kadis Ketahanan Pangan Kab. Buru Sapri Buton S.P.

Kepala Bulog Kec. Waeapo Ongky Laday.

Unsur Forkopimda Kab. Buru.

Danramil 1506 – 04/Waeapo Kapten Inf. Husen Malagapy.

Camat Waeapo Ahmad Ansori, S.E.

Camat Lolong Guba Antonius Besan.

Baca Juga  Pererat Silaturahmi, Pemdes Puspasari Gelar Buka Puasa dan Tarawih Bersama

Camat Waelata Kusasi, S.E.

Unsur Forkopimcam Se – Dataran Waeapo.

Para Kepala Desa Ssdataran Waeapo.

Para tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama SeKecamatan Waeapo.

PPL Se – Dataran Waeapo.

Kelompok Tani Se – Dataran. Waeapo.

Komandan Kodim 1506 Namlea Menyampaikan dalam sambutannya TNI Pasang Badan demi Kedaulatan Pangan yang menggugah semangat, Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf. Heribertus Purwanto, menegaskan bahwa peran TNI saat ini telah bertransformasi. menurutnya, ketahanan pangan adalah urat nadi ketahanan nasional.

“Saya instruksikan dengan tegas kepada seluruh Babinsa: jangan ragu untuk ‘nyemplung’ ke sawah, tanggalkan seragam jika perlu, dan dampingi petani hingga kita mencapai swasembada berkelanjutan,” tegas Dandim. Ia juga memberikan peringatan keras kepada oknum yang mencoba mempermainkan harga gabah, memastikan bahwa keringat petani harus dibayar dengan harga yang layak melalui penyerapan maksimal oleh Bulog.

Baca Juga  Brigade Pangan Dibentuk di 82 Desa oleh Bupati Buru, Ini Tujuannya

Capaian Luar Biasa: Surplus 14 Ribu Ton Beras

Kebahagiaan terpancar dari wajah Bupati Buru, Ikram Umasugi, S.E., saat menyampaikan pidatonya. Ia mengungkapkan data mencengangkan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Buru berhasil memproduksi sebanyak 25.584,3 ton beras.

“Kebutuhan konsumsi masyarakat kita adalah 11.038,89 ton, yang berarti kita memiliki surplus sebesar 14.545,4 ton beras. Ini adalah bukti nyata bahwa Kabupaten Buru bukan hanya mandiri, tapi adalah benteng pangan bagi Provinsi Maluku,” ujar Bupati dengan bangga.

Bupati juga mengapresiasi inovasi para petani Desa Wanareja yang mulai menerapkan teknik pertanian ramah lingkungan. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi “Manunggal” antara pemerintah, TNI, penyuluh lapangan (PPL), dan ketangguhan para petani di bawah terik matahari.

Baca Juga  Oknum Prajurit TNI Terlibat Kasus Narkoba, Diproses Tegas Sesuai Hukum Militer

Bukan sekadar seremonial, Panen Raya ini adalah bukti nyata keberhasilan Kabupaten Buru sebagai lumbung pangan Maluku. Dengan surplus beras mencapai 14.545,4 Ton di tahun 2025, Bupolo siap menjaga stabilitas pangan daerah.

Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf. Heribertus Purwanto, menegaskan bahwa TNI melalui para Babinsa siap “nyemplung” ke sawah mendampingi petani demi swasembada berkelanjutan. Karena bagaimanapun, kedaulatan bangsa dimulai dari kedaulatan pangan!

Terima kasih untuk seluruh petani, penyuluh, dan stakeholder yang tak lelah berinovasi di bawah terik matahari. Mari kita cintai dan konsumsi beras lokal hasil keringat saudara kita sendiri,

hasil panen tetangga kita sendiri adalah nyawa bagi kesejahteraan kita. (Grase)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *