EkonomiKalimantan UtaraPemprov Kaltara

Perkuat Ekonomi Syariah, Pemprov Kaltara Sinkronisasi Rencana Aksi Lintas Sektor

Loading

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah “Bumi Benuanta”. Komitmen ini diwujudkan melalui rapat koordinasi Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kaltara yang digelar di Ruang Rapat Bank Kaltimtara, Tanjung Selor, Senin (23/2/2026).

Mewakili Pemprov Kaltara, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., menyatakan bahwa pertemuan perdana di tahun 2026 ini bertujuan untuk menyinkronkan rencana aksi daerah guna memaksimalkan potensi ekonomi syariah.

Baca Juga  Terangi Perbatasan, Pemprov Kaltara Salurkan Bantuan Pasang Listrik Gratis bagi 1.787 Rumah Tangga

“Ini pertemuan pertama tahun ini untuk memperkuat komitmen pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kaltara. Kolaborasi semua pihak sangat penting agar potensi daerah bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Bustan.

Kegiatan bertema “Sinkronisasi dan Penyelarasan Rencana Aksi Daerah Dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Kaltara” ini turut dihadiri oleh perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), serta pimpinan Bank Kaltimtara.

Baca Juga  Awasi Masuknya Ternak, Kaltara Fungsikan Cek Point Mulai Awal Maret 2026

Bustan menjelaskan bahwa Kaltara memiliki modal kuat berupa kekayaan sumber daya alam di sektor pertambangan, perikanan, kehutanan, dan pertanian yang sangat potensial dikembangkan dengan prinsip syariah. Ia berharap pengembangan ini tidak hanya menyasar sektor keuangan, tetapi juga merambah ke sektor riil seperti industri produk halal dan pariwisata ramah syariah.

Baca Juga  Gubernur Buka HLM TPID se-Kaltara, Tekankan Pengendalian Inflasi Jaga Daya Beli Masyarakat

“Penentuan sektor prioritas, penyusunan program, serta monitoring dan evaluasi harus dilakukan secara terarah dan melibatkan semua pemangku kepentingan agar dampaknya terasa nyata bagi ekonomi daerah,” tambahnya.

Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat struktur ekonomi Kaltara sekaligus memberikan alternatif sistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat. (TN/DKISP Kaltara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *