DAERAH

Jalan Kawasan Marrakash Rusak Parah, Warga Desak Pemkab Bekasi Segera Perbaikan

Loading

TERASNKRI.COM | BEKASI, JABAR – Kerusakan jalan di kawasan Marrakash, yang menjadi jalur utama penghubung bagi warga Babelan dan Pondok Ungu Permai, semakin memprihatinkan. Kondisi jalan yang dipenuhi lubang berjejer tersebut kerap menyebabkan pengendara tergelincir dan memicu kemacetan parah bagi warga yang beraktivitas.

Meski kawasan ini dikenal sebagai pusat perbelanjaan dengan perputaran ekonomi yang tinggi, perhatian terhadap infrastruktur lingkungan dinilai masih sangat minim. Terlebih saat hujan turun, area tersebut kerap tergenang banjir yang menutupi lubang-lubang jalan sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga  Resmikan Delapan Unit Jembatan Melalui Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun 2026, Ini Kata Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto

Salah satu warga Kabupaten Bekasi, Simon Kristian, menyampaikan kritik keras terhadap lambatnya respons pemerintah setempat. Ia menilai pemerintah seolah menutup mata terhadap penderitaan warga yang setiap hari harus melintasi jalur rusak tersebut.

Baca Juga  Dandim 1506/Namlea Letkol Inf Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P., Menghadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila

“Banyak warga tergelincir dan terlambat bekerja karena kendaraan harus melaju sangat pelan demi menghindari lubang. Pemerintah daerah dan anggota dewan dari dapil terkait jangan hanya datang saat kampanye saja,” ujar Simon, Minggu (19/4/2026).

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya dinas terkait dan anggota DPRD daerah pemilihan Tarumajaya, Babelan, dan Muaragembong, untuk segera turun ke lapangan. Masyarakat meminta perbaikan jalan dilakukan secara merata dan tidak hanya fokus pada pembangunan di pusat pemerintahan kabupaten saja.

Baca Juga  Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Buru Desak Pemkab Buru Laksanakan Pilkades Serentak 2026

“Harapan kami segera diperbaiki. Jangan sampai menunggu jatuh korban lebih banyak lagi akibat infrastruktur yang diabaikan,” tutupnya. (Trimulyadi/Editor : Shr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *