DPRD Nunukan

Festival Beduk Sahur MBU Cup IV Sebatik: Ramsah Sebut Sebagai Benteng Syiar dan Tradisi Islam

Loading

Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Ramsah (peci putih)

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Ramsah, memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Festival Beduk Sahur Ramadan MBU Cup IV yang berlangsung meriah di Pulau Sebatik, Ramadan 1447 H, Selasa malam (17/03/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh MBU Aztrada 88 Sebatik bekerja sama dengan DKR Gerakan Pramuka Sebatik Timur ini diikuti oleh 15 kelompok peserta yang berasal dari lima kecamatan di seluruh Pulau Sebatik. Festival ini dinilai bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan instrumen dakwah untuk menghidupkan sunnah dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Baca Juga  Petani dan Nelayan Sebatik Keluhkan Kelangkaan Pupuk dan Alokasi Bantuan ke DPRD Nunukan

“Kegiatan ini adalah bagian dari dakwah. Di dalamnya ada nilai ibadah dan upaya menjaga generasi muda agar tidak tercabut dari akar tradisi Islam,” ujar Ramsah dalam keterangannya.

Baca Juga  DPRD NUnukan Fasilitisasi Mediasi Antara JPT dengan PT. Pelindo Cabang Nunukan Terkait Tarif E-Pass

Ramsah menekankan pentingnya menjaga tradisi beduk sahur di tengah arus modernisasi. Menurutnya, jika kegiatan semacam ini ditinggalkan, masyarakat akan kehilangan ruh kebersamaan dan kesadaran beragama. Ia berharap festival ini menjadi gerakan istiqamah yang memperkuat kepedulian sosial di wilayah perbatasan.

Menjelang penghujung Ramadan, Ramsah juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana hijrah menuju ketaatan yang lebih baik. Ia menutup pernyataannya dengan menyampaikan ucapan selamat menyambut kemenangan.

Baca Juga  DPRD Nunukan Minta PLN Pastikan Pasokan Listrik Tanpa Pemadaman Selama Ramadhan

“Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali dalam keadaan fitrah dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” pungkasnya. (TN/Shr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *