Kalimantan UtaraPemprov Kaltara

Pelayaran Perdana Tarakan–Berau, Alternatif Baru Perjalanan Antar Provinsi

Loading

TERASNKRI.COM | TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum. secara resmi melepas pelayaran perdana rute antar provinsi Kaltara – Kalimantan Timur (Kaltim), Tarakan–Tanjung Batu–Tanjung Redeb, di Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan, Senin (16/3/2026).

Pelayaran tersebut dilayani armada Speed Boat SB Sadewa Sri Eva dengan spesifikasi GT 20 No 7/IIv dan kapasitas 62 penumpang.

Adapun tarif perjalanan ditetapkan sebesar Rp280 ribu untuk rute Tarakan–Tanjung Batu dan Rp370 ribu untuk rute Tarakan–Tanjung Redeb, Kabupaten Berau.

Baca Juga  Gubernur Ajak ASN Kaltara Tunjukkan Wajah Ramah Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Zainal mengharapkan pelayaran ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antar daerah.

“Mudah-mudahan pelayaran ini berjalan baik dan lancar. Yang paling penting adalah keselamatan penumpang selama perjalanan,” kata Zainal.

Menurutnya, kehadiran rute laut ini menjadi alternatif transportasi baru bagi masyarakat yang ingin menuju Kabupaten Berau.

Baca Juga  Pemprov Targetkan PAD dari Perdagangan Karbon

Selama ini, perjalanan dari Tarakan menuju Berau harus menempuh jalur darat melalui Kabupaten Bulungan, sehingga membutuhkan waktu dan biaya lebih besar. Dengan adanya rute laut langsung, perjalanan dinilai lebih efisien.

“Tarif sekitar Rp300 ribuan masih normal. Sekarang masyarakat sudah punya alternatif perjalanan ke Berau, tidak harus lewat darat tetapi bisa melalui jalur laut,” jelasnya.

Zainal juga melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi pada pelayaran perdana tersebut, yang ditandai dengan hampir penuhnya jumlah penumpang.

Baca Juga  Pemprov Kaltara Ajak BKMT Kaltara Membangun Daerah Berlandaskan Nilai Spritual

Ia menilai hal ini menjadi peluang yang baik bagi pengembangan transportasi laut di wilayah perbatasan.

Saat ini armada yang beroperasi masih satu unit dengan jadwal keberangkatan setiap dua hari sekali. Namun ke depan diharapkan akan ada penambahan armada untuk meningkatkan pelayanan transportasi laut antar daerah.

“Semoga ke depan ada penambahan armada sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik,” pungkasnya. (TN/DKISP Kaltara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *