BuruMalukuNusantara

Kapolres Buru Sampaikan Pesan Kamtibmas di Gereja Imanuel Namlea, Ajak Jemaat Perkuat Kebersamaan dan Jaga Kerukunan

Loading

TERASNKRI.COM | BURU, MALUKU – Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Kapolres Buru AKBP Andi Zulkifli, S.I.K., M.M., menghadiri kegiatan Ibadah Minggu Kasih sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jemaat Gereja Imanuel Namlea, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Pendeta Senda Yunieta Kobrua Peea, S.Th., dan diikuti sekitar 130 jemaat. Turut hadir majelis jemaat, personel Polres Buru, serta personel Brimob Kompi III Batalyon A Pelopor.

Usai pelaksanaan ibadah, Kapolres Buru menyampaikan pesan kamtibmas yang menekankan pentingnya kebersamaan, toleransi, serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan keharmonisan di Kabupaten Buru, khususnya di wilayah Kota Namlea.

Kapolres menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberagaman agama, suku, adat istiadat, dan budaya yang ada di Kabupaten Buru merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui sikap saling menghormati dan hidup berdampingan secara harmonis.

Baca Juga  Dandim 1506/Namlea Letkol Inf Heribertus Purwanto, S.I.P., M.I.P., Hadiri Upacara HUT Kab Buru ke 27

“Dalam menjaga situasi kamtibmas, kami membutuhkan kerja sama dari seluruh masyarakat. Keberagaman yang kita miliki harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan antarsesama,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Andi Zulkifli menekankan bahwa Polri hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Ia mengingatkan seluruh personel agar senantiasa memberikan pelayanan yang cepat, tanggap, humanis, dan profesional terhadap setiap kebutuhan masyarakat.

Kapolres juga mengimbau jemaat agar tidak ragu menghubungi layanan Kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan adanya gangguan keamanan. Layanan tersebut menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk memperoleh respons kepolisian terhadap situasi yang membutuhkan penanganan.

Baca Juga  Babinsa KODIM 1506/Namlea Bersama Pihak Setempat Melaksanakan Tahapan Persiapan dan Pembangunan Jembatan Gantung

Selain itu, Kapolres mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Menurutnya, penyebaran berita bohong atau hoaks dapat menimbulkan kesalahpahaman, memicu perselisihan, serta mengganggu kerukunan dan stabilitas kamtibmas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pastikan kebenarannya terlebih dahulu, sehingga kita tidak ikut menyebarkan hoaks yang dapat memicu keributan di tengah masyarakat,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menjelaskan bahwa Polri terus mengupayakan penyelesaian permasalahan tertentu melalui pendekatan kekeluargaan dan Restorative Justice, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan pertimbangan bersama dalam menyelesaikan persoalan, tanpa mengabaikan proses hukum apabila memang diperlukan.

Baca Juga  Peringati HUT TNI Ke-81, Kodim 1506 Namlea Menggelar Upacara Mengusung Tema “TNI Kuat Bersama Rakyat"

Menutup penyampaiannya, Kapolres Buru mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama menguatkan komitmen dalam membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat.”

Tagline tersebut menjadi penegasan bahwa terciptanya keamanan bukan hanya bergantung pada kehadiran aparat, tetapi juga pada kepercayaan, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Kegiatan Minggu Kasih ini merupakan salah satu bentuk implementasi program prioritas Kapolri dalam memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi dua arah antara kepolisian, tokoh agama, dan jemaat untuk menyampaikan aspirasi maupun permasalahan yang berkaitan dengan kamtibmas.

Kehadiran langsung Kapolres Buru bersama pejabat utama dan personel Polres Buru serta personel Brimob Kompi III Batalyon A Pelopor mencerminkan komitmen Polri untuk terus membangun kepercayaan publik melalui pendekatan yang humanis serta dialogis. (Grace)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      

Loading