Nusantara

BPPKB Banten DPAC Sukatani Santuni 50 Anak Yatim dan Dhuafa di Kampung Srengseng

Loading

TERASNKRI.COM | BEKASI, JABAR – BPPKB Banten DPAC Sukatani kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa di kediaman Wakil Ketua Wawan, Kampung Srengseng, RT 01 RW 03, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/7/2026) sore.

Kegiatan sosial yang menjadi agenda rutin bulanan tersebut dihadiri jajaran pengurus BPPKB Banten serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Baca Juga  Musyawarah Calon BPD Sukamakmur Kondusif, Warga Harapkan Keterwakilan Perempuan Diterapkan Tingkat Desa

Sebanyak 50 paket bantuan disalurkan kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Bantuan tersebut berupa beras, mi instan, dan uang tunai sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Jenderal BPPKB Banten Junaedi, Roy Sutisna, Humas Dedi, Provos Yupi, Ketua DPC Arifin beserta jajaran, Panglima Iwan dari Sukamulya, Wakil Sekretaris BPPKB Asan, Ustaz Sarmin selaku penasihat dari Tenjo Laut, serta Ustaz Emil dari Sukamulya.

Baca Juga  Cahaya di Pulau Buru, Forkopimda Resmikan Persiapan Operasional Izin Pertambangan Rakyat di Gunung Botak

Ketua pelaksana, BP Peri Ismail bersama Ibu Hani selaku pimpinan DPAC Sukatani, mengatakan kegiatan santunan dilaksanakan secara rutin setiap bulan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa.

“Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk terus berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka dan menjadi berkah bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Baca Juga  Panitia Tetapkan Nomor Urut Calon Anggota BPD Desa Sukarapih Periode 2026–2034

Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok penerima manfaat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara organisasi kemasyarakatan dengan warga sekitar.

Melalui kegiatan rutin ini, BPPKB Banten DPAC Sukatani berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak pihak yang ikut berkontribusi membantu anak yatim dan kaum dhuafa.

(Asep Tommy/Editor : Safar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *