Soroti Kenaikan Angka Kemiskinan, Anggota DPRD Kaltara Rahman Desak Pemprov Susun Strategi Kesejahteraan Terarah
![]()

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rahman, menyoroti serius data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan adanya kenaikan jumlah penduduk miskin di wilayah perkotaan dan perdesaan Kaltara periode September 2024 hingga Maret 2025.
Menanggapi hal ini, Rahman mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk segera menyusun strategi penanggulangan kemiskinan yang lebih terarah dan merata.

Berdasarkan data BPS, terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin, baik di area perkotaan maupun perdesaan Kaltara. Menurut Rahman, perbedaan karakteristik kebutuhan antara masyarakat kota dan desa memerlukan pendekatan intervensi yang berbeda pula.
“Kenaikan angka kemiskinan ini harus menjadi perhatian serius kita semua, Pemerintah tidak bisa menggunakan pendekatan yang sama untuk semua wilayah. Intervensi kemiskinan harus berbasis wilayah, dengan program yang langsung menyentuh kebutuhan spesifik masyarakat di perkotaan dan perdesaan.” tegas Rahman.

Selain isu kemiskinan, Rahman juga memberikan apresiasi terhadap tren positif peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kaltara, yang dinilainya berada pada jalur yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan manusia. Namun demikian, ia mengingatkan agar perbaikan IPM ini dibarengi dengan pemerataan layanan dasar, terutama di daerah perbatasan dan terpencil.
“Perbaikan IPM menandakan bahwa berbagai program di bidang pendidikan dan kesehatan sudah berjalan, namun kita perlu memperkuat pemerataan layanan publik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan Rerata Lama Sekolah (RLS) di Kaltara yang masih setara jenjang SMP, agar masyarakat lokal dapat bersaing di dunia kerja.
“Kita terus mendorong agar program prioritas Pemprov Kaltara benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk dalam penguatan perlindungan sosial bagi pekerja rentan dan optimalisasi penyerapan APBD 2025 demi kesejahteraan rakyat” pungkasnya. (Adv)

