DPRD KaltaraParlemen

Gerindra Dorong Pendekatan Terpadu untuk Pembangunan Infrastruktur Perbatasan

Loading

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA — Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kalimantan Utara, Agus Salim, mengajak pemerintah pusat untuk menerapkan pola pembangunan yang lebih terintegrasi di kawasan perbatasan. Ia menilai, penyusunan proyek dalam satu paket besar akan memberi hasil yang lebih optimal dibanding pengerjaan yang dilakukan secara terpisah.

Baca Juga  Usulan RS Tipe B di Tanjung Selor, Pemerintah Pusat Diminta Prioritaskan Kebutuhan Layanan Kesehatan di Kaltara

Agus menuturkan, pembangunan yang tidak dirampungkan secara menyeluruh sering kali menyebabkan infrastruktur cepat kembali rusak.

“Kalau pembangunan dilakukan potong-potong, biaya perawatannya bakal lebih besar. Apalagi kondisi jalan kalau sudah dibangun tapi tidak dituntaskan, sering dibiarkan begitu saja dan akhirnya rusak lagi. Ini justru menambah beban anggaran,” katanya pada pekan ini.

Baca Juga  Ada SILPA BPJS Kesehatan, Rahman : Sebaiknya Dialokasikan Untuk PBI Baru

Ia menekankan bahwa pendekatan pembangunan terpadu dapat mengurangi kebutuhan perawatan tahunan dan membuat hasil pembangunan lebih bertahan lama.

Baca Juga  Gerindra Minta Pemprov Kaltara Laksanakan APBD 2026 Tepat Waktu

“Lebih baik diselesaikan sekaligus agar anggaran dapat digunakan lebih efisien,” ujarnya.

Agus meminta pola perencanaan infrastruktur di kawasan perbatasan ke depan dapat dirancang secara lebih komprehensif, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *