BuruMalukuNusantara

Brigade Pangan Dibentuk di 82 Desa oleh Bupati Buru, Ini Tujuannya

Loading

TERASNKRI.COM | BURU, MALUKU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru mencanangkan Program Brigade Pangan di 82 desa sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah. Program ini diluncurkan langsung oleh Bupati Buru Ikram Umasugi bersama Tim Bupati untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Peningkatan Produktivitas Pertanian, pada Senin (20/4/2026).

Kegiatan yang digelar di aula kantor Bupati Buru itu dihadiri Sekretaris Daerah Azis Tomia, jajaran OPD, perwakilan Bulog, Kanwil Maluku, manajemen BUMD, para camat, kepala desa, serta tenaga ahli pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga  Gedung Lapuk dan Kurang Guru, SDN Sukamanah 04 Bekasi Desak Perbaikan

Pada kesempatan itu, Bupati Buru Ikram Umasugi mengatakan, sektor pertanian harus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Pasalnya, pendekatan lama sudah tidak lagi relevan di tengah tantangan seperti perubahan iklim hingga tekanan ekonomi global.

“Kita tidak bisa lagi bertumpu pada cara-cara lama. Desa harus menjadi pusat produksi, dan petani adalah kekuatan utama ekonomi daerah,” kata Umasugi dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Program Brigade Pangan dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui penguatan kapasitas petani, optimalisasi lahan, serta pengembangan usaha tani berbasis kelompok. Selain itu, pemerintah juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian dengan pendekatan yang lebih modern.

Baca Juga  Reses di Dua Kecamatan, Aleg DPRD Buru Irfan Papalia Serap Berbagai Aspirasi ‎

Dikatakan, kita tak hanya fokus pada produksi, program ini juga menyasar penguatan ekonomi desa, pemanfaatan lahan tidur, efisiensi usaha tani, hingga perbaikan sistem distribusi menjadi bagian dari strategi yang disiapkan. Dalam pelaksanaannya, TBUPP memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Bupati juga menegaskan, TBUPP harus mampu memastikan kebijakan berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“TBUPP harus menjadi jembatan antara kebijakan dan kondisi di lapangan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, program ini juga menjadi bagian dari upaya mengembalikan posisi Kabupaten Buru sebagai salah satu lumbung pangan di Maluku. Pemerintah daerah menilai desa memiliki peran kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor riil.

Baca Juga  TNI Bantah Dugaan Pungli di Pos Desa Dava, Sebut Berita yang Beredar Tidak Benar

“Kalau desa bergerak, daerah akan kuat. Kalau petani sejahtera, pembangunan akan kokoh. Dengan dukungan lintas sektor dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Buru optimistis Program Brigade Pangan dapat berjalan bertahap dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem pangan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas,” pungkasnya. (Grace)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *