ASPEC Protes Penempatan PKL di Depan Pasar Baru Cikarang, Nilai Picu Kemacetan dan Rawan Kebakaran
![]()


TERASNKRI.COM | CIKARANG – Asosiasi Pedagang Pasar Cikarang (ASPEC) menyampaikan keberatan keras terkait kebijakan penempatan Pedagang Kaki Lima (PKL) di depan Pasar Baru Cikarang. Penempatan tersebut dinilai tidak tepat karena memperparah kemacetan dan mengancam keamanan pedagang existing.
Ketua ASPEC, Sulaiman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat penolakan kepada Bupati Bekasi, namun hingga kini aspirasi tersebut belum mendapat tanggapan. Menurutnya, keberadaan PKL di area depan pasar meningkatkan risiko kriminalitas dan bahaya kebakaran.
“Penempatan PKL di depan Pasar Baru Cikarang membuat kemacetan semakin parah dan merugikan pedagang existing. Kami khawatir akan rawan pembobolan kios dan potensi kebakaran akibat koneksi listrik sembarangan, tapi surat kami tidak digubris,” ujar Sulaiman, Sabtu (11/4/2026).

Sulaiman menegaskan bahwa ASPEC tidak menolak keberadaan PKL secara mutlak, namun menuntut keterlibatan dalam proses penataan agar ada kesepakatan yang jelas. Ia mempertanyakan tanggung jawab pemerintah daerah jika terjadi hal-hal yang merugikan pedagang di dalam pasar.

“Kami sudah mengikuti aturan dengan membayar kewajiban retribusi keamanan dan kebersihan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Jika terjadi pembobolan kios atau kebakaran, kami akan mengambil tindakan hukum dan meminta pertanggungjawaban PLT Bupati,” tegasnya.
Pihak asosiasi mendesak Dinas Perdagangan (Disdag) dan UPTD Pasar Baru Cikarang untuk mengkaji ulang keputusan tersebut. ASPEC berharap pemerintah daerah lebih mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pedagang yang telah lama beroperasi di dalam pasar. (Trimulyadi/ Editor Shr)
