Kalimantan UtaraPemprov Kaltara

Infrastruktur Apau Kayan Jadi Perhatian Serius Pemerintah

Loading

TERASNKRI.COM | MALINAU – Kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan Apau Kayan masih memerlukan perhatian serius. Hal ini terlihat saat Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung ke sejumlah fasilitas penting di Kecamatan Kayan Selatan dan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, Selasa (24/3/2026).

Tiba di Bandar Udara Long Ampung pukul 11.05 WITA, Wagub Ingkong didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Bustan, SE., M.Si., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara Bertius, S.Hut., serta Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kaltara Ferdy Manurun Tanduklangi, S.E., M.Si., langsung melakukan penjunjauan.

Baca Juga  Turnamen Tenis Piala Gubernur Kaltara 2026 Resmi Ditutup, Sekprov Raih Juara 1 GPA KU 100 Tahun

Peninjauan difokuskan pada infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, hingga Rumah Sakit Kelas D Pratama Long Ampung.

Saat meninjau Jembatan Long Ampung, Ingkong menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi jembatan yang belum mengalami peremajaan sejak dibangun pada 2008.

“Ini cukup mengkhawatirkan karena menjadi akses utama masyarakat menuju bandara. Kondisi jalannya sudah berlubang dan bagian jembatan juga berisiko,” ujar Ingkong.

Baca Juga  Peresmian 218 Jembatan oleh Presiden RI Dihadiri Sejumlah Pejabat Utama Kodam XV/Pattimura secara Daring

Selanjutnya, rombongan meninjau RS Pratama Long Ampung. Ditemukan sejumlah kerusakan, terutama pada bagian plafon yang jebol akibat rembesan air.

Ia menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani, terlebih ada bagian gedung baru yang belum dapat dimanfaatkan.

“Beberapa plafon rusak, padahal ada beberapa bagian gedung baru yang belum digunakan. Ini perlu menjadi perhatian, termasuk tanggung jawab kontraktor,” jelasnya.

Kunjungan dilanjutkan ke Jembatan Nawang yang menghubungkan Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Selatan. Kondisinya juga dinilai memprihatinkan meski telah dibangun sejak 2006.

Baca Juga  Peringatan Hari Otda dan Kartini 2026, Momentum Kaltara Perkuat Sinergi Daerah untuk Pembangunan

Ingkong menegaskan bahwa infrastruktur di wilayah perbatasan harus menjadi perhatian serius agar aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar.

“Jembatan ini saya yang membangunnya, perlu perhatian khusus. Infrastruktur perbatasan harus diperbaiki agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman,” tegasnya.

Selain monev, kunjungan ini juga berkaitan dengan agenda lawatan muhibah rombongan Timbalan Menteri Digital Malaysia Sarawak yang dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Maret 2026 di Desa Long Nawang, Kecamatan Kayan Hulu. (TN/DKISP Kaltara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *