Nunukan

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Nunukan Hijaukan Seimenggaris dengan Jagung Pipil

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA  – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Nunukan turun langsung membantu warga menyiapkan lahan pertanian di wilayah perbatasan.

Personel Bhabinkamtibmas melaksanakan aksi gotong royong pembersihan lahan untuk persiapan penanaman jagung pipil di Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Seimenggaris, Kabupaten Nunukan, Selasa (05/02/2026) pagi.

Kegiatan yang dipusatkan di Jl. Persawahan RT 01 ini menyasar lahan seluas kurang lebih 1 hektar. Sejak pukul 09.00 WITA, petugas bersama masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pemerataan tanah, pembersihan gulma, hingga pembuatan bedengan.

Baca Juga  Wakil Bupati Nunukan Sambut Panglima TNI di Sebuku, Momentum Perkuat Perhatian untuk Wilayah Perbatasan

Kapolsek Nunukan, IPTU Disco Barasa, S.H., M.H., menegaskan bahwa keterlibatan Polri merupakan instruksi langsung untuk mendukung program prioritas pemerintah di sektor pertanian.

“Ini adalah bentuk dukungan nyata kami terhadap program swasembada pangan. Selain teknis pertanian, kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk mempererat kemitraan dan kemanunggalan Polri dengan masyarakat,” ujar IPTU Disco Barasa dalam keterangannya, Selasa (05/02/2026).

Baca Juga  Sembunyikan Sabu di Kotak HP, Petani Asal Nunukan Selatan Diciduk Polisi di Sebatik Barat

Hadir di lokasi kegiatan, Ps. Kapolsubsektor Sei Ular Aiptu Marangkup Aruan, S.H., dan Bhabinkamtibmas Desa Sekaduyan Taka Aipda Andi Parlan, S.H. Mereka mendampingi warga melakukan penyemprotan rumput liar agar lahan benar-benar steril dan siap tanam pada jadwal masa tanam Februari 2026 ini.

Baca Juga  Manfaatkan Kepercayaan Korban, Residivis Penggelapan Motor di Nunukan Kembali Ditangkap

Proses persiapan lahan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas media tanam optimal. Melalui sinergi ini, diharapkan produksi jagung pipil di wilayah Seimenggaris dapat meningkat signifikan, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi kesejahteraan petani lokal sekaligus menjaga stabilitas pangan di Kalimantan Utara. (TN/Shar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *