DPRD NunukanParlemen

Panen Raya Jagung di Balansiku, Anggota DPRD Nunukan H. Firman Latif Dorong Penguatan Pangan Perbatasan

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, H. Firman Latif, memberikan apresiasi atas pelaksanaan panen raya jagung tahap pertama di Desa Balansiku, Kecamatan Sebatik, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini dinilai sebagai bukti nyata geliat sektor pertanian di wilayah perbatasan yang terus berkembang.

H. Firman Latif yang juga mantan Kepala Desa Balansiku tersebut menyatakan rasa bangganya atas kerja keras para petani setempat. Menurutnya, hasil panen kali ini sangat memuaskan dan memiliki kualitas yang baik meski dihadapkan pada berbagai tantangan lahan.

Baca Juga  Festival Beduk Sahur MBU Cup IV Sebatik: Ramsah Sebut Sebagai Benteng Syiar dan Tradisi Islam

“Panen raya jagung kali ini menunjukkan kerja keras petani yang patut diapresiasi. Hasilnya cukup baik dan memberi semangat baru bagi pengembangan komoditas jagung di Sebatik,” ujar Firman saat meninjau langsung lokasi perkebunan.

Politisi Komisi II DPRD Nunukan ini menekankan bahwa jagung merupakan komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi, baik untuk konsumsi maupun pakan ternak. Ia berharap pengelolaan pertanian di Sebatik Barat dapat dilakukan secara terarah agar menjadi sumber penghasilan stabil bagi warga.

Baca Juga  Konsultasi Publik RKPD 2027, DPRD Nunukan Dorong Program Daerah Tepat Sasaran

Meski hasil panen tahap pertama ini memuaskan, Firman mengingatkan pentingnya pendampingan berkelanjutan dari pemerintah daerah, mulai dari penyediaan bibit unggul hingga sarana produksi pertanian yang memadai.

Baca Juga  Sinergi Polri dan Distan untuk Ketahanan Pangan di Buru

“Kita semua optimis Kabupaten Nunukan mampu memperkuat produksi pangan menuju target swasembada pada 2026, terutama di zona perbatasan,” tegasnya.

Hasil panen dari kelompok tani Desa Balansiku ini rencananya akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan wilayah Sebatik. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi desa-desa lain di Kabupaten Nunukan untuk menjadikan jagung sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. (TN/Foto : Taufik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *