NunukanPemkab Nunukan

Dinilai Memiliki Fungsi Yang Strategis, DPD KNPI Nunukan Adakan Pelatihan Jurnalistik, Kehumasan dan MC

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Di era digitalisasi informasi yang sangat berkembang saat ini, DPD KNPI Kab. Nunukan memberikan perhatian khususnya kepada para kelompok pemuda untuk dapat mengembangkan digitalisasi informasi baik untuk kelompok ataupun masyarakat dengan mengadakan Pelatihan Jurnalistik, Kehumasan dan MC. Minggu (3/8/2025).

Pelaksanaan pelatihan ini diadakan di Aula Pertemuan Dinas Pendidikan Kab. Nunukan dan diikuti lebih dari 50 peserta dari Perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP), Pengurus KNPI dan Mahasiswa.

Baca Juga  Bupati Pimpin Rakor Pimpinan Perangkat Daerah Bahas Kesiapan Idul Fitri dan Pasokan BBM di Nunukan

Mewakili Bupati Nunukan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kab. Nunukan, Abdul Halid menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pengurus DPD KNPI Kab. Nunukan yang telah menggelar kegiatan pelatihan jurnalistik, kehumasan dan MC.

“Pelatihan ini sangat bagus untuk membekali anak-anak muda dengan keterampilan yang terkait dengan kehumasan, baik kemampuan di bidang menulis ataupun pembawa acara,” ujar Abdul Halid dalam sambutan yang dibacakannya.

Baca Juga  Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Nunukan Paparkan Capaian Pembangunan di Momen Idulfitri

Lebih lanjut Bupati berharap dengan diselenggarakannya kegiatan ini bisa membekali para generasi muda dengan ilmu dan keterampilan khususnya di bidang jurnalistik dan pembawa acara (MC).

Sementara itu, Sekretaris panitia pelaksana Nur Hijrah Putri dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pemuda dalam mengembangkan karya tulis yang dituangkan dalam bentuk jurnalisme.

Baca Juga  Bupati H. Irwan Sabri Resmi Tutup Festival Ramadhan 1447 H/2026 M

“Sebagai pemuda generasi penerus, peserta juga dapat secara teliti memilah-milah informasi yang perlu disebarkan ke publik dengan tidak menyebarkan informasi hoax yang dapat menimbulkan konflik sosial ditengah-tengaj masyarakat,” ungkapnya.

selain itu, dengan adanya pelatihan ini para peserta juga dapat membuat berita online maupun konten video yang bernilai berita atau informasi, serta dapat mendalami tata kelola kehumasan dan peserta juga dapat meningkatkan keterampilan dalam membawa acara (MC). (TN/Prokompim Nnkn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *