Pelatihan Pencegahan Covid -19 (OJT) On The Job Training oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru

Dilihat 581 

Peserta mengikuti materi On The Job Training oleh dr. Selvi Liemena, sp.PK

TERASNKRI.COM |Maluku, Namlea – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru Anwar Prawira, SE membuka kegiatan dalam rangka Pencegahan Covid -19 Kabupaten Buru (OJT) On The Job Training, kegiatan ini dilakukan di ruangan Dinas /ruangan sekertariat Covid -19. Rabu 06-05-2020.

Prawira menyampaikan kegiatan ini melibatkan Ketua Tiem Surveilnas Epidemuologi dan Tracking Nani Rahim, SKM, M. Kes, Ketua Seksi Laboratorium dr. Selvi Liemena, sp.PK, Petugas Laboratorium Puskesmas dan RS se – Kabupaten Buru, serta dirinya sendiri selaku Ketua Bidang Operasi Ucap Prawira

Sementara itu Pemaparan Materi oleh dr. Selvi Liemena sp. PK, menjelaskan bahwa Kegiatan on the job training ini dalam rangka persiapan pelaksanaan Rapid Test masal yang di laksanakan nanti di sepuluh kecamatan yaitu Kecamatan Namlea, Kecamatan lilialy, Kecamatan Waplau, Kecamatan Fenaleisela, Kecamatan Airbuaya, Kecamatan Waeapo, Kecamatan lolongguba, Kecamatan Waelata, Kecamatan Teluk  Kaiely, dan Kecamatan Batabual.

Baca Juga  15 Pasien Menjalani Proses Pemulihan Di Puskesmas Binusan, 2 Kontak Erat Pasien 36 Warga Berau
Pemateri On The Job Training dr. Selvi Liemena, sp.PK (Batik)

Ditambahkan oleh dr. Selvi, On the Job Training (OJT) atau pelatihan singkat ini adalah cara melakukan pemeriksaan rapid test dan cara pengambilan sampel swab tenggorokan untuk pemeriksaan PCR, dan kegiatan ini bertujuan  meningkatkan kemampuan dan ketrampiln petugas analis kesehatan dalam pemeriksaan laboratorium covid-19.

Baca Juga  Guwandi : PPKM, TNI Jadi Pendampingan dan Dor To Door

Senada dengan dr. Selvi, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Kabupaten Buru Yulianis Rahim yang sering disapa Nani Rahim kepada media ini mengatakan Kegiatan OJT  ini dilaksanakan efektif selama 1 hari di ruang sekretariat covid-19 yang melibatkan seluruh tenaga analis puskesmas dan RS se-Kabupaten Buru.

“Kegiatan ini dilakukan bertujuan mempersiapkan team pemeriksa rapid test di seluruh wilayah Kabupaten Buru dimana pelaksanaan rapid test massal direncanakan pada tgl 16 Mey 2020” pungkas Nani. 

***Grace/ Adam’S

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: