Wagub Ingkong Ala Dorong CSR Perusahaan Selaras dengan Pembangunan Kaltara
![]()


TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., mendorong perusahaan yang beroperasi di Kaltara agar mengoptimalkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ingkong saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Provinsi Kaltara di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, Forum TJSLBU memiliki peran strategis dalam menyelaraskan program CSR perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Seluruh badan usaha yang beroperasi di Kalimantan Utara merupakan pelaku wajib TJSLBU sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Kaltara Nomor 11 Tahun 2023,” tegas Ingkong.
Ia menekankan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan tidak boleh hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi harus diwujudkan melalui program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui Musda II, Pemprov Kaltara mendorong terbentuknya kepengurusan Forum TJSLBU periode 2026–2031 yang mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha.
Program kerja forum diharapkan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara 2025–2029, khususnya pada sektor kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Ingkong juga mengapresiasi kontribusi sejumlah perusahaan yang telah mendukung program pembangunan daerah, termasuk percepatan pematangan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kaltara.
“Dengan mengedepankan musyawarah dan keterbukaan, kita yakin forum ini mampu melahirkan kepengurusan yang amanah demi mewujudkan Kaltara yang maju, makmur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Musda II Forum TJSLBU turut dihadiri Ketua Forum TJSLBU Nasional Muhammad Satria, jajaran Forkopimda Kaltara, kepala perangkat daerah, Rektor Universitas Kaltara, tokoh adat, serta pimpinan perusahaan se-Kalimantan Utara. (TN/DKISP Kaltara)
