BisnisEkonomiKalimantan UtaraPemprov Kaltara

Hadiri FEKDI x IFSE 2026, Wagub Kaltara Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah

Loading

TERASNKRI.COM | JAKARTA – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., menghadiri Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9/2026).

FEKDI x IFSE 2026 mengusung tema “Mempererat Sinergi, Memacu Inovasi, Mencetak Talenta Unggul Berdaya Saing Global untuk Kemajuan Ekonomi Keuangan Digital Nasional.”

Tema tersebut menitikberatkan pada tiga pilar, yakni penguatan sinergi lintas otoritas dan industri, akselerasi inovasi teknologi keuangan, serta pengembangan talenta digital nasional yang berdaya saing global.

Baca Juga  Kasus Karhutla di Nunukan Melonjak, Capai 32 Kejadian dan 78 Hektare Lahan Terbakar

Agenda tersebut dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) yang mempertemukan pimpinan lembaga negara, pemangku kepentingan, dan kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, serta Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi.

Dalam sambutannya, Airlangga mengatakan Rakornas menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mempercepat transformasi digital.

Baca Juga  APPSI Dorong Revisi Regulasi Fiskal, Gubernur Ikut Rumuskan Rekomendasi

“Ekonomi kita di semester I, alhamdulillah relatif solid dengan pertumbuhan 5,45 persen dan inflasi 3,19 persen. Ini harus terus kita sinergikan antara pusat dan daerah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, menjaga kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil, terutama juga untuk mendorong ekspor dari sektor riil,” ujar Airlangga.

Pemerintah pusat juga menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung pengendalian inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi, di antaranya penyaluran PKH tahap ketiga bagi 27,13 juta keluarga penerima manfaat, bantuan beras 10 kilogram per bulan bagi 33,2 juta penerima untuk periode Oktober hingga Desember 2026, serta penguatan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersama Bank Indonesia dan pemerintah daerah.

Baca Juga  Gubernur Terima Aspirasi 10 Desa Terkait Persoalan MHA Desa Tujung

Kehadiran Wagub Ingkong Ala dalam agenda nasional tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltara memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi, pengendalian inflasi, serta percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Wagub Kaltara didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kaltara H. Edy Suharto, S.Sos., M.T., serta Kepala Badan Penghubung Kaltara H. Teddy Kusuma, S.Hut., M.A.P. (TN/DKISP Kaltara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *