NusantaraSosok

Anggi Kunjungi Kantor Lemhanas, Silaturahmi dengan Brigjen Pol Hondawan

Loading

TERASNKRI.COM | JAKARTA  – Titik Angriyani (Anggi) seorang putri daerah asal Medan Propinsi Sumatera Utara kunjungi Lembaga Pertahanan Nasional (LEMHANAS) RI untuk bersilaturahmi dengan Direktur Sosial Budaya Deputi Bidang Pengkajian Strategis Lemhanas Brigjen Pol Yusuf Hondawan Naibaho, Kamis (05/03/2026) di Jakarta.

Kehadiran Anggi di Lemhanas berdampingan dengan Tokoh Media Online di Sumut, dan seorang unsur Pemerintahan Sutopo Berutu dalam rangka diskusi untuk mengikuti pendidikan di lingkungan Lemhanas.

Baca Juga  ASPEC Akan Lakukan Petisi dan Demo Jika UPTD Pasar Baru Cikarang Tidak Bertindak Secepatnya

Menurut Anggi yang juga seorang Bendahara di KBPP Polri Resort Medan, kehadirannya di Kantor Lemhanas RI disamping untuk berdiskusi tentang program pendidikan di lingkungan Lemhanas, juga temu kangen untuk mengenang sejarah di kala Brigjen Pol Hondawan bertugas sebagai Direktur Binmas Polda Sumut di tahun 2018 dan 2019.

Pertemuan yang berlangsung selama 1 jam penuh di Ruang Kerja Brigjen Pol Hondawan di lantai VII Lemhanas, mendapat banyak penjelasan tentang sejumlah pendidikan yang diselenggarakan Lemhanas seperti. Pelatihan untuk Pelatih tenaga pendidik baik Dosen dan Guru atau Widyaiswara dan personal TNI/Polri untuk menyebarkan nilai nilai kebangsaan.

Baca Juga  Rutinitas Setiap Ramadhan, Pemilik RS Hastin Gelar Aksi "Berbagi Zakat" di Desa Jatimulya Karawang

Bagi Anggi yang belakangan ini mulai berkarya sebagai wakil Bendahara di DPW PKB Sumut, merasa bangga bisa bertemu Brigjen Pol Hondawan yang menceritrakan banyak tentang perlunya memahami nilai nilai kebangsaan dimana Indonesia dengan berbagai suku dan agama serta nilai nilai budaya yang ber aneka ragam tapi hidup rukun dan damai.

Baca Juga  Menteri KKP Tinjau Proges Kampung Nelayan Merah Putih Banyuwangi

Pertemuan yang bersifat kekeluargaan ini, bagi Anggi sangat membantu cara berfikirnya sebagai unsur pengurus Partai Politik di PKB , dan pertemuan diakhiri dengan foto bersama sebagai kenangan dalam perjalanan sejarah kehidupan. (Rahmat Hidayat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *