BuruMalukuNusantara

Wakapolres Buru Pimpin Penanaman Jagung Kuartal I, Wujud Nyata Polri Hadir Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Loading

TERASNKRI.COM | BURU, MALUKU – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional serta mewujudkan target Swasembada Pangan Tahun 2026, Wakapolres Buru Kompol H. Akmil Djapa, S.Ag memimpin langsung kegiatan penanaman jagung kuartal I bersama unsur TNI, Pemerintah Kecamatan, serta kelompok tani, bertempat di lahan Kelompok Tani Usaha Bersama Pall 2 Dusun Tatanggo, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Kamis (12/02/2026).

Baca Juga  Meski Memegang Kupon, Belasan Warga Tak Kebagian banyak yang pada kecewa Bingkisan pada Sosialisasi GERMAS di Karangbahagia

Kegiatan penanaman jagung pipil hibrida seluas ±1 hektar ini merupakan bentuk sinergitas dan kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani. Dengan memanfaatkan kondisi tanah dan curah hujan yang optimal, penanaman kuartal I diharapkan menjadi pondasi utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian jagung di wilayah Kabupaten Buru.

Wakapolres Buru dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa tahun 2026 merupakan tahun pembuktian bagi ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung tidak hanya berorientasi pada hasil panen, namun juga sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan global.

Baca Juga  ASPEC Pertanyakan Anggaran Perawatan 8 Truk Sampah yang Mangkrak di Eks Gedung Ramayana Cikarang

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi langsung dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan,” ungkap Wakapolres Buru.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Polres Buru, unsur TNI, Pemerintah Kecamatan Namlea, serta Ketua dan Anggota Kelompok Tani Usaha Bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

Baca Juga  Pemdes Kalangsurya Gelar Rapat Minggon, Sosialisasikan Program Kesehatan RS Hastien

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat, serta mampu mendorong semangat para petani untuk terus berproduksi demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Buru. (Grace)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *