Polda Kalimantan Utara

Kasatgasopsda Polda Kaltara Pimpin Apel Operasi Lilin Kayan 2025, Tekankan Kewaspadaan Bencana

Loading

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA – Direktur Samapta Polda Kalimantan Utara (Kaltara), Kombes Pol. Andreas Deddy Wijaya, S.I.K., selaku Kasatgasopsda, memimpin apel pelaksanaan Operasi Lilin Kayan 2025 di Mako Polda Kaltara, Senin (29/12/2025). Dalam apel tersebut, personel ditekankan untuk meningkatkan pengamanan di pusat keramaian dan mewaspadai potensi bencana alam menjelang pergantian tahun.

Baca Juga  Jaga dan Tingkatkan Kebugaran Fisik Personel, Polda Kaltara Gelar Samjas Berkala

Dalam arahannya, Kombes Pol. Andreas menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperketat patroli di tempat ibadah, pasar, dan destinasi wisata.

Mengingat kondisi cuaca, ia juga mengingatkan personel agar berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan instansi terkait guna memetakan daerah rawan banjir serta tanah longsor.

“Silakan berkoordinasi dengan instansi lainnya dan Polres jajaran untuk memetakan daerah rawan bencana dan titik-titik kegiatan hiburan masyarakat pada malam pergantian tahun,” ujar Kombes Pol. Andreas.

Baca Juga  Mabes Polri Turun Gunung! Pantau Langsung Kesiapan Pengamanan Nataru di Polda Sumut, Pastikan Operasi Lilin Toba Berjalan Maksimal

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara TNI-Polri dan pemerintah daerah adalah kunci keberhasilan operasi. Pelayanan publik diharapkan berjalan efektif, responsif, dan maksimal demi kenyamanan masyarakat yang mengalami peningkatan mobilitas selama musim libur akhir tahun.

“Sinergi adalah kunci. Jika semua bekerja kompak, maka kehadiran kita sebagai representasi negara benar-benar dirasakan masyarakat, sehingga ibadah dan perayaan tahun baru berjalan aman,” pungkasnya.

Baca Juga  Gempa Bumi Guncang Tarakan, Polres Tarakan dan Brimobda Kaltara Dikerahkan untuk Evakuasi dan Pengamanan

Menutup apel tersebut, Polda Kaltara mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusivitas dengan mengisi malam pergantian tahun melalui kegiatan positif seperti doa bersama. Warga juga diminta untuk tidak menyalakan kembang api sebagai bentuk solidaritas terhadap korban bencana alam di berbagai daerah. (TN/Bidhumas Polda Kaltara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *