DPRD KaltaraParlemen

Vamelia Ibrahim Beri Atensi Khusus Isu Kesetaraan Gender di Kaltara

Loading

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Vamelia Ibrahim

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Vamelia Ibrahim, S.E., memberikan perhatian khusus terhadap isu kesetaraan gender di provinsi tersebut. Sebagai salah satu perwakilan perempuan di legislatif, ia berkomitmen untuk mengawal dan memperjuangkan hak-hak serta perlindungan bagi kaum perempuan dan anak di Bumi Benuanta.

Baca Juga  DPRD Nunukan Sidak Proyek Infrastruktur di Sebatik, Pastikan Kualitas Pelayanan Publik

Menurut Vamelia, perhatian terhadap kesetaraan gender sangat penting, tidak hanya untuk menjamin hak dasar, tetapi juga sebagai upaya preventif terhadap peningkatan kasus kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak di Kaltara. Data menunjukkan adanya peningkatan kasus setiap tahunnya, yang menjadi perhatian serius Komisi IV DPRD Kaltara.

“Isu kesetaraan gender bukan berarti menghilangkan peran laki-laki, tetapi bagaimana perempuan juga mendapatkan ruang yang sama dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pembangunan dan ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga  DPRD NUnukan Fasilitisasi Mediasi Antara JPT dengan PT. Pelindo Cabang Nunukan Terkait Tarif E-Pass

Vamelia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai penopang ekonomi keluarga dan mendorong agar program pelatihan keterampilan dapat diintensifkan oleh pemerintah daerah. Hal ini diharapkan dapat menjadi jalur nyata menuju kemandirian ekonomi kaum perempuan di Kaltara.

Melalui berbagai kesempatan, termasuk saat reses di daerah pemilihannya, Kabupaten Tana Tidung, Vamelia aktif menyerap aspirasi dari ibu-ibu dan organisasi perempuan. Aspirasi yang dihimpunnya seringkali menunjukkan kebutuhan nyata akan dukungan usaha dan peningkatan kapasitas diri.

Baca Juga  Di Balik Viral "Save Ibu Halimah": Menakar Integritas Kepemimpinan dan Nasib Guru di Beranda Perbatasan

Ia berharap, dengan adanya perhatian khusus dari legislatif dan eksekutif, isu kesetaraan gender dapat terarusutamakan dalam kebijakan pembangunan daerah, sehingga tercipta lingkungan yang adil dan aman bagi semua lapisan masyarakat di Kaltara. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *