Nunukan

Peringatan Nuzulul Qur’an, Sebatik Bermandi Cahaya Obor

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Setiap tanggal 17 Ramadhan dalam penanggalan Hijriah diperingati oleh kaum muslimin diseluruh dunia sebagai waktu diturunkannya kitab suci umat Islam yakni Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW.

Demikian pula bagi umat muslim di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, pulau yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini bermandi cahaya obor yang dibawa oleh peserta pawai obor dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an, Selasa (19/4/2022)

Baca Juga  Transformasi Digital, Kecamatan se-Sebatik Mulai Terapkan Aplikasi Si SUPER untuk Perjalanan Dinas

Berbagai organisasi dan sekolah yang berada di Pulau Sebatik ikut berpartisipasi memeriahkan pawai obor yang kembali digelar setelah sempat dua tahun tidak dilaksanakan akibat pandemi Covid-19.

Tampak berbagai tampilan ditampilkan oleh peserta sambil diiringi tabuhan rebana serta musik bernuansa padang pasir.

Baca Juga  Perkuat Deteksi Dini di Perbatasan, Satgas BAIS dan Plt. Camat Sebatik Utara Bahas Peran Tokoh Adat

Pawai yang dimulai dari Pancang menuju Sungai Nyamuk lewat jalan Ahmad Yani tampak meriah disaksikan oleh masyarakat yang berjejer disepanjang jalan Ahmad Yani sambil menyemangati peserta.

“Alhamdulillah, bisa kembali menyaksikan kemeriahan Ramadan, setelah selama 2 tahun kegiatan seperti ini tidak dilaksanakan, semoga kita bisa kembali ke kehidupan normal setelah sempat dilanda pandemi Covid-19” ujar Anto, warga Pancang yang menyaksikan kegiatan pawai obor tersebut. (TN/001)

Baca Juga  Dividen Perumda Tirta Taka Tembus Rp. 2,64 Miliar, PAD Nunukan Makin Kuat

JANGAN LUPA : SELALU MEMAKAI MASKER APABILA BERAKTIVITAS DILUAR RUMAH, SELALU MENJAGA JARAK, KERAP MENCUCI TANGAN, HINDARI KERUMUNAN, KURANGKAN MOBILITAS DAN BERDOA KEPADA TUHAN UNTUK CEGAH COVID-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *