BisnisEkonomiKalimantan Utara

TP2DD Kaltara Raih Penghargaan Best Knowledge Sharing KATALIS II P2DD 2026

Loading

TERASNKRI.COM | JAKARTA – Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) meraih penghargaan Best Knowledge Sharing KATALIS II P2DD 2026 dalam rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 di Jakarta.

Penghargaan tersebut diraih Nur Indah Palupi, Kepala Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kaltara, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusinya dalam rangkaian KATALIS II P2DD 2026.

Baca Juga  Ekonomi Kabupaten Nunukan Tumbuh 3,95 Persen pada Triwulan II 2026

KATALIS II P2DD merupakan forum berbagi pengetahuan (knowledge sharing) dan pembelajaran antardaerah (peer learning) yang diinisiasi Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Forum tersebut diarahkan untuk mendukung percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Baca Juga  Gubernur Tawarkan Peluang Investasi Strategis Bersama Investor Singapura

Rangkaian KATALIS II P2DD 2026 berlangsung pada 2 Mei hingga 4 Juni 2026. Penghargaan kepada peserta terbaik kemudian diumumkan dalam rangkaian FEKDI x IFSE 2026 yang berlangsung 24–26 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Capaian tersebut menjadi momentum bagi TP2DD Kaltara untuk terus memperkuat kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antardaerah dalam mendorong digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh melalui KATALIS P2DD diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan untuk memperkuat tata kelola transaksi pemerintah daerah yang lebih efektif, efisien dan terdigitalisasi di Kalimantan Utara.

Baca Juga  Wagub Kaltara Bahas Percepatan Akses Jalan Menuju Apau Kayan

Melalui sinergi Bank Indonesia, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, TP2DD Kaltara berkomitmen melanjutkan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital serta mendukung perekonomian daerah. (TN/KPwBI Kaltara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *