DPRD NunukanParlemen

Reses DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam Serap Aspirasi Warga Nunukan Selatan

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Andi Fajrul Syam, menggelar reses di Jalan Pattimura RT 03, Kelurahan Nunukan Selatan, Jumat (26/6/2026) malam. Kegiatan tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait infrastruktur, pelayanan publik, hingga kebutuhan sosial masyarakat.

Dalam reses tersebut, Ketua Komisi II DPRD Nunukan itu menerima berbagai masukan dari warga RT 03, RT 04, dan RT 05. Persoalan yang mengemuka di antaranya keterbatasan jaringan listrik, buruknya sistem drainase, pelayanan administrasi kependudukan, ketersediaan air bersih, hingga kondisi ekonomi masyarakat.

Berbeda dari agenda reses pada umumnya, Andi Fajrul Syam turut menghadirkan sejumlah instansi terkait, seperti BP2MI Nunukan, Kantor Pajak Cabang Nunukan, Perumda Air Minum (PDAM) Nunukan, Sekretariat Kelurahan Selisun, serta petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Nunukan. Kehadiran berbagai instansi tersebut diharapkan dapat memberikan penjelasan langsung sekaligus membuka ruang penyelesaian atas persoalan yang disampaikan warga.

Baca Juga  Komisi II DPRD Nunukan Resmi Serahkan Berkas Pengajuan Listrik Kampung Tebol ke ESDM Kaltara

“Kami sengaja mengundang instansi terkait agar persoalan warga bisa langsung didengar bersama. Harapannya, ada sinergitas antara pemerintah dan legislatif untuk memecahkan berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Nunukan,” ujar Andi Fajrul Syam.

Suasana dialog berlangsung interaktif. Ketua RT 04, Korolus, mengungkapkan kebutuhan penambahan tiang listrik di wilayahnya karena kapasitas jaringan yang ada belum mampu melayani pemasangan meteran listrik baru bagi sekitar lima hingga enam rumah warga.

Baca Juga  Ramsah Desak Pemkab Nunukan Prioritaskan Jalan Poros Tengah Sebatik di Anggaran 2026

Selain itu, warga juga mengusulkan program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu yang masih terkendala status administrasi kepemilikan lahan.

Permasalahan drainase turut menjadi perhatian utama. Warga mengeluhkan genangan air yang kerap terjadi saat hujan akibat saluran pembuangan yang tidak berfungsi optimal. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu penyebaran penyakit, bahkan disebut telah terjadi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan setempat.

Masyarakat berharap pemerintah segera membangun gorong-gorong atau saluran drainase yang memadai guna mengatasi persoalan tersebut.

Keluhan lain yang disampaikan warga berkaitan dengan lamanya proses penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP), yang berdampak pada pengurusan berbagai dokumen administrasi lainnya.

Baca Juga  Anggota DPRD Nunukan Temui Gubernur Kaltara Sampaikan Aspirasi Warga

Sementara itu, tokoh masyarakat, Wisang, menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai semakin berat akibat meningkatnya harga kebutuhan pokok. Ia juga menyampaikan persoalan distribusi LPG 3 kilogram, akses pelajar yang masih harus melintasi gorong-gorong menuju sekolah di sekitar kawasan bandara, serta peningkatan kualitas pelayanan air bersih dari PDAM.

Andi Fajrul Syam memastikan seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam reses tersebut akan menjadi bahan pembahasan di DPRD Kabupaten Nunukan dan akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah serta instansi terkait sesuai kewenangannya.

“Seluruh aspirasi masyarakat akan kami kawal dan perjuangkan melalui fungsi penganggaran, legislasi, maupun pengawasan DPRD agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas,” tegasnya. (TN/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *