Nusantara

Geliat “Desa Genjeran”, Petani di Sukamanah Bekasi Pilih Budidaya Genjer Ketimbang Padi

Loading

TERASNKRI.COM | BEKASI, JABAR – Desa Sukamanah, khususnya di wilayah Elo Wates, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, kini dikenal sebagai “Desa Genjeran”. Julukan ini muncul karena mayoritas petani di wilayah tersebut beralih menanam sayur genjer di lahan persawahan mereka, 

Salah satu petani setempat, Jumbrah, mengungkapkan bahwa budidaya bunga genjer jauh lebih menguntungkan dibandingkan menanam padi. Menurutnya, kondisi tanah di wilayah tersebut sangat cocok untuk tanaman air seperti genjer.

Baca Juga  Polres Buru Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M, Perkuat Keteladanan Akhlak dalam Pelaksanaan Tugas

“Alhamdulillah, semenjak belajar menanam kembang genjer ini hasilnya sangat cocok. Dibandingkan tanam padi yang hasilnya kurang bagus, hasil dari buah genjer ini jauh lebih menjanjikan,” ujar Jumbrah kepada awak media.

Berbeda dengan budidaya padi, genjer tidak memerlukan bedengan. Petani cukup melakukan penyiangan rumput dan membajak sawah agar tanah tetap berair. Para petani di Sukamanah biasanya menggunakan bibit anakan yang ditanam pada sore hari untuk mengurangi penguapan agar tanaman tidak layu.

Baca Juga  DPRD Kab Buru Mengadakan Rapat Paripurna Dihadiri Wakil Bupati Buru Sudarmo

Proses panen genjer tergolong cepat, yakni saat tanaman berumur 1 hingga 1,5 bulan. Petani dapat memetik bagian bunga dan tangkainya setiap 3-4 hari sekali. Kualitas genjer terbaik yang diminati pasar adalah yang masih muda dengan ciri warna hijau cerah.

Baca Juga  Tingkatkan Akses Air Bersih, Personil Gabungan Maksimalkan Karya Bakti Sumur Bor di Desa Wali

Budidaya ini dinilai lebih produktif karena masa tunggu panen yang singkat dan perawatan yang relatif mudah selama ketersediaan air terjaga. Fenomena ini menjadikan Desa Sukamanah sebagai sentra pemasok sayur genjer utama di wilayah Kecamatan Sukatani. (Asan/Editor : Shr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      

Loading