NunukanPemkab Nunukan

Terjang Jeram dan Arus Sungai serta Hutan Perbatasan, Bupati Nunukan Tinjau Progres Pembangunan PLBN Labang

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., melakukan kunjungan kerja (kunker) penuh tantangan ke wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Lumbis Pansiangan, Jumat (6/2/2026). Untuk mencapai lokasi, Bupati beserta rombongan harus mengarungi derasnya arus sungai dan jeram menggunakan perahu kayu panjang (longboat).

Perjalanan dimulai sejak Jumat pagi dari Dermaga Nunukan. Tantangan sesungguhnya muncul saat rombongan memasuki jalur sungai pedalaman yang dipenuhi bebatuan dan jeram ekstrem (giram). Keahlian motoris diuji saat melintasi aliran air deras yang menjadi satu-satunya akses utama bagi masyarakat setempat.

Baca Juga  Obor Porwada II Kaltara Resmi Dilepas dari Nunukan, Siap Keliling Kabupaten/Kota

“Ini bukan sekadar kunjungan kerja, ini adalah cara kami merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat di sini. Jeram-jeram ini adalah urat nadi kehidupan mereka sehari-hari,” ujar Bupati Irwan Sabri di sela-sela diskusi dengan warga.

Baca Juga  Nunukan Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Luncurkan Program Kredit Mikro Energi Baru untuk UMKM

Tujuan utama kunjungan ini adalah meninjau langsung progres pembangunan di perbatasan, termasuk fasilitas di sekitar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Labang. Bupati ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di pintu masuk negara tersebut berjalan sesuai rencana dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.

Sebagai simbol keberlanjutan lingkungan, Bupati dan rombongan juga melakukan penanaman pohon durian di sekitar lokasi PLBN Labang. Langkah ini diharapkan menjadi warisan hijau bagi generasi mendatang di Lumbis Pansiangan.

Baca Juga  Dilepas Bupati Nunukan, Kontingen Pesparawi Nunukan Siap Berlaga di Pesparawi Nasional XIV Manokwari

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen menghapus keterisolasian di wilayah terpencil. “Tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dijangkau. Kami hadir untuk memastikan pelayanan dan pembangunan tetap menyentuh ujung perbatasan Indonesia,” pungkasnya.

Rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Lumbis Hulu pada keesokan harinya untuk agenda serupa, sebelum kembali ke pusat kota Nunukan. (TN/Prokompim Nnkn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *