DPRD KaltaraParlemen

Indeks Pasar Kerja Menurun, Rahman Ajak Pemerintah Perkuat Kebijakan Ketenagakerjaan

Loading

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara, Rahman

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Rahman, memberikan pandangan terhadap hasil Survei Konsumen Bank Indonesia yang menunjukkan pelemahan pada kondisi pasar kerja di Kaltara pada triwulan II 2025.

Sebagai komisi yang salah satunya membidangi sektor ketenagakerjaan, ia menilai hasil survei tersebut menjadi sinyal penting yang perlu dicermati bersama.

Survei menunjukkan indeks ketersediaan lapangan kerja enam bulan yang lalu berada pada angka 97,99, turun 14,12 persen dibandingkan posisi 114,10 pada triwulan II 2024. Kondisi ini menggambarkan bahwa masyarakat melihat peluang kerja di beberapa sektor tidak sekuat tahun sebelumnya.

Baca Juga  Gerindra Dorong Pendekatan Terpadu untuk Pembangunan Infrastruktur Perbatasan

“Kita perlu memperhatikan angka ini dengan lebih sensitif, karena di balik penurunan tersebut ada masyarakat yang merasakan langsung tantangan dalam mencari pekerjaan,” ujar Rahman.

Sementara itu, ekspektasi terhadap ketersediaan lapangan kerja enam bulan mendatang tercatat sebesar 124,53, menurun dari 136,36 pada periode yang sama tahun lalu, atau turun 8,67 persen.

Meskipun mengalami penurunan, nilai indeks yang tetap berada di atas 100 menunjukkan bahwa masyarakat masih menyimpan harapan terhadap membaiknya pasar kerja di Kaltara.

Baca Juga  Mayoritas Tenaga Kerja Tamatan SD ke Bawah, Komisi IV Minta Penguatan Pendidikan di Kaltara

Rahman menilai optimisme tersebut layak untuk dijaga dengan upaya kebijakan yang terarah. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki ruang untuk memperkuat dukungan melalui peningkatan keterampilan tenaga kerja, mendorong investasi, dan memperluas sektor usaha produktif.

“Harapan masyarakat ini perlu dijawab dengan gerak nyata. Ketika peluang kerja melebar, maka kesejahteraan masyarakat bisa ikut bergerak naik,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa penguatan pasar kerja bukan hanya soal menurunkan angka pengangguran, tetapi juga terkait dengan stabilitas ekonomi keluarga dan daya beli masyarakat. Karena itu, ia berharap pemerintah daerah dapat menjadikan data Bank Indonesia sebagai referensi dalam penyusunan strategi ketenagakerjaan.

Baca Juga  DPRD Kaltara Gelar Paripurna Nota Pengantar RAPBD 2026

“Komisi IV siap untuk terus memberikan masukan dan mendukung langkah pemerintah agar kebijakan yang diambil berdampak langsung bagi warga. Kita ingin pasar kerja di Kaltara bergerak ke arah yang lebih baik,” tutup Rahman. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *