Berangsur Membaik, Sebagian Korban Dugaan Keracunan Menu MBG di Sebatik Tengah Dipulangkan
![]()


TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Dugaan keracunan menu MBG di Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan mulai tertangani, dari 82 korban, 61 korban dugaan keracunan menu MBG telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan dari beberapa fasilitas kesehatan yang ada di Sebatik.
Para korban ini adalah siswa dan siswi dari beberapa sekolah yang ada di kecamatan Sebatik Tengah yang menerima menu MBG diantaranya SDN 004 Sei Limau, SDN 005 Sei Loudress, MI Darul Furqon Tapal Batas dan PAUD Ar Rahman, Sei Limau.
Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama rombongan yang baru tiba di Nunukan dari mengikuti kegiatan di Tarakan langsung ke Sebatik.

“Kejadian ini mengagetkan kita, oleh itu saya langsung ke Sebatik ketika mendapat informasi ini” ujarnyaÂ

Bupati Irwan Sabri tampak menyambangi beberapa korban dan bertanya kondisi serta penanganan yang dilakukan.
Disampaikan oleh Bupati Nunukan langkah yang diambil oleh Pemda adalah terus memantau kondisi para korban dan menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan untuk mengambil sample menu MBG untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium.
“Untuk sementara, SPPG yang melayani menu MBG di Sebatik Tengah kita hentikan operasionalnya sampai ada kejelasan apakah menu yang disajikan tidak layak konsumsi atau ada faktor lain yang menyebabkan keracunan ini” lanjutnya.
Diketahui SPPG yang menangani menu MBG di Kecamatan Sebatik Tengah disiapkan oleh Yayasan Bina Pendidikan Yatim, dengan penanggung jawab Eka Riskayadi, beralamat di Jalan H B Rahim, RT 8, Desa Sei Pancang. SPPG ini menyediakan 992 menu untuk PAUD dan SD di Sebatik Tengah dan baru melaksanakan program MBG selama dua hari (TN/SO)
