Listrik Sering Padam, Kinerja ULP PLN Namlea Dipertanyakan
![]()

TERASNKRI.COM | Kinerja Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Namlea Kabupaten Buru dinilai tidak profesional dikarenakan hampir setiap hari dalam bulan berjalan ini listrik di wilayah Namlea sering padam.

Hal tersebut membuat warga mengeluh, suplai aliran listrik yang menjadi kebutuhan warga sering mengalami mati lampu hingga membuat banyak barang elektronik mereka rusak akibat lampu sering padam.
Mereka meminta agar Manager ULP PLN Namlea Lutfy untuk mundur dari jabatannya, karena dinilai tidak becus dalam pelayanan kepada masyarakat dan lebih memilih berlibur dengan keluarganya ketimbang memikirkan keluhan masyarakat dengan adanya pemadaman listrik.

“Kami sebagai warga, tentunya sangat bergantung pada PLN, Namun dalam pelayanannya PLN Namlea makin di sesali karena sering mengalami mati lampu” keluh warga pada media ini, Jumat (26/9/2025) .
Dilanjutkan oleh warga tersebut yang meminta agar identitasnya tidak dipublikasikan, setiap saat mati lampu tidak menentu hingga membuat banyak alat-alat rumah tangga dan elektronik banyak yang rusak.

“Jangan membuat masyarakat resah dan menderita,” kesalnya.
Beberapa pekan lalu DPRD Buru sudah memanggil PLN Namlea terkait pemadam listrik, menurut mereka listrik mati kendalanya akibat layangan putus, alasan yang terkesan tidak masuk akal.
Dugaan Pungli di ULP PLN Namlea
Bukan hanya itu, santer beredar, diduga kuat ULP PLN Namlea melakukan pungli dengan pemasangan listrik baru di beberapa desa yaitu di Namlea, Waepandan, Airbuaya. dan Pasir Putih serta beberapa desa lagi yang ada di kabupaten Buru.
Ketika awak media ini coba mengkonfirmasi kepada Manager ULP PLN Namlea Lutfy, terkait dugaan tersebut pada Sabtu (27/9/2025) dengan mendatangi Kantor ULP PLN Namlea, oleh salah seorang staf disampaikan bahwa Manager ULP PLN Namlea Lutfy sedang tidak ada di tempat, dan ketika dimintai nomor hp yang bisa dihubungi staf tersebut enggan memberikan dengan alasan tidak berhak.
Sampai berita ini diterbitkan, awak media ini masih berusaha untuk menemui Manager ULP PLN Namlea Lutfy. (TN/Tim)

