Nusantara

Aneka Kuliner Melalui UKM Kampung Sehat Desa Jango Tembus Pasar Luar Daerah

Loading

 

TERASNKRI.COM | NTB, PRAYA – Sejumlah produk yang dihasilkan usaha kecil dan menengah (UKM) di Desa Jango, Kecamatan Janparia, Lombok Tengah (Loteng) tembus pasar luar daerah.

Adapun produk aneka kuliner dibawah pembinaan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Mekarsari Jango Maju itu diantaranya, aneka kue basah, abon dan berbagai produk lainya.

Ketua Kelompok UPPKS, Nurhayati menyatakan, semenjak Mewabahnya Covid-19 semua kegiatan sempat terhenti, akan tetapi dengan adanya program Kampung Sehat (Nurut Tatanan Baru) atau adaptasi kebiasaan baru yang telah diluncurkan, produktivitas kelompok kembali bangkit.

Baca Juga  Wujudkan Akses Air Bersih, TNI Gelar Karya Bakti Pembuatan Sumur Bor di Namlea

“Walaupun sempat terhenti, kami kembali mencoba membuat aneka kuliner untuk mendongkrak ekonomi masyarakat,” katanya, kemarin.

Ia menyatakan, untuk pemasaran produk kuliner ini, selain di toko-toko terdekat bahkan sampai keluar Daerah seperti di wilayah Makasar, Sumbawa, Bali.  “Omset hasil jualan kuliner ini sekarang sudah mencapai puluhan juta dalam satu bulannya,” ujarnya.

Baca Juga  Tiga Bulan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dan Perampasan Hp Saat Meliput Mandek. Korban Minta Kapolres Buru Jeli Melihat Kasus Ini

Menurutnya, dengan diminatinya produk kuliner ini, sekarang masyarakat juga saat ini berlomb-lomba untuk menghasilkan produk yang berdaya saing agar mampu menembus pasar luar daerah.  Termasuk pada saat masa pandemi Covid-19 ini.

“Kami juga pasarkan produk-produk unggulan UKM ini melalui online,” ujarnya.

Baca Juga  Wujud kepedulian Tulus, Polres Buru laksanakan Binrohtal, Sentuhan Hati Mengembalikan Harapan para Tahanan

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Jango Polsek Janapria, Brigadir Astan menyatakan, sejak dilouncingkan Lomba Kampung Sehat yang mengedukasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup Adaptasi Kebiasaan Baru membuat para pelaku industri atau kelompok-kelompok tani memiliki produktivitas yang lebih tinggi dari pada sebelum diterapkan Adaptasi kebiasaan baru.

“Dengan adanya Lomba Kampung Sehat, perekonomian masyarakat menjadi sangat terbantu, terlebih dimassa Pandi Covid-19,” jelasnya.

Rahmat Hidayat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *