Bupati Nunukan Ajak Warga Galang Dana untuk Korban Gempa NTT
![]()


TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA — Bupati Nunukan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Nunukan memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong melalui penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ajakan tersebut disampaikan dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kesra dan Pemerintahan, Joko Santosa, SH, pada kegiatan penggalangan dana yang diinisiasi Forum Masyarakat Lintas Etnis (Formaline) Kabupaten Nunukan di Alun-Alun Kota Nunukan, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Nunukan Muh. Mansyur dan Ustaniah, perwakilan Forkopimda dan instansi vertikal, tokoh adat, tokoh masyarakat, para ketua etnis yang tergabung dalam Formaline, masyarakat serta pengguna jalan di sekitar Alun-Alun Nunukan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa jarak geografis tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menunjukkan rasa kemanusiaan. Masyarakat Nunukan, kata dia, dapat ikut merasakan penderitaan warga NTT yang terdampak bencana.
“Ketika saudara kita kehilangan rumah, kita akan ikut merasakan kesedihannya. Ketika ada keluarga yang kehilangan harta benda, kita pun akan ikut merasakan keprihatinannya.”
Menurutnya, masyarakat Nunukan mungkin tidak mampu mengembalikan rumah-rumah yang roboh atau menghapus seluruh kesedihan para korban. Namun, kepedulian, doa dan bantuan yang diberikan dapat menjadi bentuk nyata solidaritas kemanusiaan.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak memandang kecil nilai bantuan yang diberikan. Bantuan seribu, sepuluh ribu, seratus ribu rupiah maupun jumlah lainnya, apabila diberikan dengan ikhlas, memiliki arti bagi masyarakat yang sedang membutuhkan.
“Kalau belum mampu membantu banyak, bantulah walaupun sedikit. Kalau belum mampu dengan harta, bantulah dengan tenaga. Kalau belum mampu dengan tenaga, bantulah dengan doa. Tetapi jangan sampai kita kehilangan kesempatan untuk berbuat baik.”
Penggalangan dana tersebut turut dirangkaikan dengan pertunjukan kesenian dari sejumlah etnis di Kabupaten Nunukan, di antaranya tarian suku Tidung dan pertunjukan Reog dari etnis Jawa.
Dalam kegiatan tersebut, LPADKT Nunukan turut memberikan donasi sebesar Rp6 juta yang diserahkan langsung oleh pengurusnya.
Ketua Formaline Sumari bersama Ketua Panitia H. Laoding menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Keduanya juga mengapresiasi masyarakat Nunukan yang ikut memberikan bantuan bagi warga terdampak bencana di NTT.
Sumari mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menghimpun bantuan untuk korban bencana, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan keharmonisan seluruh suku dan etnis yang ada di Kabupaten Nunukan. (TN/Prokompim Nnkn)
