NunukanPemkab Nunukan

Cegah Isu SARA di Medsos, Bupati Nunukan dan Forkopimda Gelar Rakor Kamtibmas

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi Pembahasan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta Stabilitas Daerah di Ruang VIP Forkopimda Kantor Bupati Nunukan, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan ini melibatkan tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh etnis guna merespons maraknya unggahan bermuatan provokatif bernuansa SARA di media sosial yang sempat menyita perhatian masyarakat.

Baca Juga  Pemkab Nunukan Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri didampingi Wakil Bupati Hermanus. Agenda ini difokuskan untuk memperkuat sinergi lintas elemen dalam menjaga kerukunan dan stabilitas daerah perbatasan.

Dalam arahannya, Bupati Irwan Sabri menekankan pentingnya menjaga toleransi di tengah keberagaman suku dan agama di Nunukan. Ia juga mengapresiasi penanganan cepat dari pihak kepolisian yang dinilai berhasil menjaga situasi tetap kondusif.

Baca Juga  Api Hanguskan Kios Pulsa Jalan Tanjung, Kerugian Belum Ditaksir

“Nunukan adalah rumah bersama bagi berbagai suku, agama, dan budaya. Keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui kebersamaan dan toleransi,” ujar Irwan Sabri.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Hermanus mengimbau masyarakat untuk menyaring setiap informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum terverifikasi.

Baca Juga  Pemkab Nunukan Tetapkan Status Tanggap Darurat Longsor Krayan, Bantuan BNPB Mulai Didistribusikan Lewat Udara

Sementara itu, Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni mengingatkan warga agar lebih bijak bermedia sosial serta menyerahkan penanganan perkara sepenuhnya kepada aparat penegak hukum sesuai prosedur.

Dari hasil rapat tersebut, para tokoh adat, tokoh agama, dan paguyuban menyepakati sejumlah poin penting, di antaranya komitmen memperkuat komunikasi interaktif, mendukung proses hukum serta musyawarah, dan berencana menggelar deklarasi damai demi menjaga stabilitas Kabupaten Nunukan. (TN/Prokompim Nnkn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *