DPRD NunukanParlemen

Tuntut Pengembalian Pulau Sebaung, Tokoh Adat Sembakung Datangi DPRD Nunukan

Loading

TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Sejumlah tetua dan tokoh adat dari Kecamatan Sembakung mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Nunukan pada Senin (18/5/2026). Mereka mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Nunukan untuk memasukkan kembali Pulau Sebaung (Sembakung 2) ke dalam wilayah administrasi Kecamatan Sembakung Induk setelah sebelumnya dipecah ke wilayah Kecamatan Nunukan Barat dan Nunukan Selatan.

Baca Juga  Plafon Puskesmas Sungai Nyamuk Ambruk, DPRD Nunukan Desak Audit Menyeluruh

Ketua Adat Besar Sembakung, Zulkarnain, menegaskan bahwa secara historis dan batas alam, Pulau Sebaung merupakan bagian mutlak dari wilayah Sembakung. Pihaknya menyayangkan pengalihan sepihak yang dilakukan Pemda tanpa adanya sosialisasi atau penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) yang jelas kepada masyarakat adat.

Ketimpangan Pembangunan dan Penghentian CSR

Pengalihan status administrasi Pulau Sebaung memicu kecemburuan sosial yang mendalam bagi warga Sembakung akibat ketimpangan pembangunan yang nyata:

  • Kekayaan Alam Dikeruk: Wilayah Sembakung menjadi lokasi operasional bagi industri kelapa sawit, hasil hutan, hingga penyulingan minyak mentah oleh PT Pertamina.
  • Krisis Infrastruktur: Desa Tepian yang dihuni sekitar 500 KK masyarakat adat hingga kini belum menikmati aliran listrik PLN dan masih bergantung pada lampu teplok.
  • Dana CSR Dihentikan: Sejak tahun 2009, PT Pertamina menghentikan alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk warga Sembakung karena secara peta administrasi Pulau Sebaung telah masuk ke wilayah Nunukan.
Baca Juga  Habitat Walet Dirusak Sawit, Masyarakat Adat Dayak Tenggalan Serbu DPRD Nunukan
Baca Juga  Pimpin Upacara Hardiknas di SMKN 1 Nunukan, Muhammad Mansur Tekankan Pendidikan Karakter

“Kami merupakan salah satu kecamatan tertua, namun kondisi pembangunan kami tertinggal jauh dari 20 kecamatan lainnya. Jika tuntutan ini tidak dikabulkan, kami bersama Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) siap turun dan berkampung di Sebaung,” tegas tokoh pemuda Sembakung, Ramsah. (TN/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *