DPRD KaltaraParlemen

Anggota Komisi IV DPRD Kaltara Ruman Tumbo Soroti Sektor Perikanan: Potensi Besar, Pengawasan Lemah

Loading

Anggota DPRD Kalimantan Utara

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Ruman Tumbo, menyoroti sektor perikanan di Kaltara yang dinilai memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal pengawasan dan kesejahteraan nelayan lokal.

Ruman Tumbo, yang mewakili daerah pemilihan Kabupaten Nunukan, tempat sektor perikanan menjadi salah satu tulang punggung ekonomi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap beberapa isu krusial diantaranya Pengawasan Penangkapan Ikan, Optimalisasi Potensi Budidaya serta Kesejhateraan Nelaya.

Baca Juga  Sambut Natal dan Tahun Baru 2026 DPRD Kaltara Pastikan Pasokan Logistik Berjalan Lancar

“Penangkapan perahu pengangkut ikan di perairan Nunukan beberapa waktu yang lalu, jangan sampai adanya ketidakadilan dalam penegakan hukum di lapangan serta meminta aparat bertindak adil terhadap semua pihak” tegas Ruman Tumbo

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang ketat namun adil untuk menghindari praktik ilegal dan melindungi nelayan tradisional.

Baca Juga  Jaga Motivasi Guru di Perbatasan, Pemerintah Diminta Berlaku Adil

“Kaltara memiliki ribuan hektare potensi tambak, kita di DPRD Kaltara secara umum mendesak perubahan status lahan menjadi kawasan budidaya perikanan yang sah untuk meningkatkan produksi dan daya saing komoditas lokal, seperti udang dan rumput laut” lanjutnya.

Komisi IV juga menaruh perhatian pada minimnya sarana dan prasarana pelabuhan pendaratan ikan (PPI) dan fasilitas penunjang lainnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan.

Baca Juga  Tingkatkan Pemahaman Masyarakat, Agus Salim Sosialisasikan Perda Anti Narkoba

Ruman Tumbo mendorong Pemerintah Provinsi Kaltara dan instansi terkait, termasuk Dinas Kelautan dan Perikanan, untuk bersinergi meningkatkan sarana prasarana, memperketat pengawasan, dan memberikan sosialisasi yang efektif kepada nelayan agar sektor perikanan Kaltara dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *