DPRD KaltaraParlemen

Pelayanan Kesehatan Harus Lebih Terjangkau

Loading

TERASNKRI.COM | TARAKAN, KALTARA — Komitmen pemerintah daerah memperkuat sektor kesehatan kembali ditegaskan dengan peningkatan anggaran kesehatan menjadi Rp26 miliar untuk tahun anggaran berikutnya. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Kaltara, Supa’ad Hadianto, saat menghadiri Sosialisasi Perda Nomor 15 Tahun 2024 tentang Penanggulangan Penyakit Menular di Tarakan.

Baca Juga  Perkuat Edukasi Bahaya Narkoba, Tamara Moriska Sambangi Sejumlah Sekolah di Nunukan

Menurut Supa’ad, keputusan penambahan anggaran tersebut merupakan hasil pembahasan dalam rapat paripurna dan menjadi langkah strategis untuk memperluas layanan kesehatan masyarakat.

“Kami di Komisi IV memperjuangkan agar alokasi kesehatan ditingkatkan. Dengan anggaran Rp26 miliar, kita berharap masyarakat bisa semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Supa’ad.

Ia optimistis tambahan anggaran tersebut akan memberi dampak langsung terhadap upaya peningkatan fasilitas dan program layanan kesehatan, termasuk penanganan penyakit menular.

Baca Juga  Sambut Natal dan Tahun Baru 2026 DPRD Kaltara Pastikan Pasokan Logistik Berjalan Lancar

Penambahan anggaran akan diarahkan untuk penguatan layanan kesehatan dasar, peningkatan ketersediaan sarana medis, serta penunjang layanan masyarakat yang selama ini dinilai masih terbatas di sejumlah wilayah. Supa’ad menilai akses kesehatan harus merata agar seluruh masyarakat Kaltara mendapatkan layanan tanpa hambatan administratif maupun ekonomi.

Baca Juga  Fraksi PPR Minta Penguatan Peran Dewan dalam Penyusunan RAPBD 2026

“Harapan saya sederhana: masyarakat tidak boleh merasa kesulitan untuk berobat hanya karena fasilitas minim atau biaya besar. Dengan tambahan anggaran ini, kami ingin memastikan layanan kesehatan semakin dekat, semakin cepat, dan semakin terjangkau bagi semua,” ujar Supa’ad. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *