Kapolres Buru Polres AKBP Sulastri Sukidjang Didampingi Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf. Heribertus Purwanto Lakukan Apel Pengecekan Pasukan Operasi Penertiban PETI Gunung Botak, Utamakan Pendekatan Humanis
![]()

TERASNKRI.COM | BURU, MALUKU – Polres Buru melaksanakan apel pengecekan pasukan dalam rangka Operasi Penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Botak, Desa Persiapan Wansait, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru, pada Senin (1/12/2025) pukul 09.00 WIT di Lapangan Apel Polres Buru. Kegiatan ini digelar sebagai langkah kesiapan akhir sebelum pelaksanaan operasi terpadu yang melibatkan TNI–Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Dandim 1506/Namlea, Letkol Inf. Heribertus Purwanto, S.I.P., serta para pejabat TNI–Polri dan unsur pemerintah daerah. Total sebanyak 560 personel diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari unsur Pemprov dan Pemkab, Polri, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Kejaksaan, hingga Binda.
Sebelum pelaksanaan apel, Kabag Ops Polres Buru, AKP Deny Indrawan Lubis, S.I.K., M.M., melakukan pengecekan kesiapan personel dari masing-masing satgas, yaitu Satgas Preemtif, Satgas Preventif, dan Satgas Gakkum.

Dalam amanatnya, Kapolres Buru menegaskan bahwa operasi penertiban PETI ini merupakan tindak lanjut perintah Presiden Republik Indonesia yang diteruskan oleh Gubernur Maluku melalui instruksi resmi sejak Juni 2025.
Upaya sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat di kawasan Gunung Botak telah dilakukan selama dua bulan secara intensif oleh Polres Buru dan jajaran.


Kapolres menekankan bahwa seluruh rangkaian penertiban harus dilakukan dengan pendekatan humanis, mengedepankan komunikasi yang baik, serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kita laksanakan tugas ini dengan hati, dengan cara yang sebaik-baiknya, agar proses pengosongan area PETI berjalan aman dan tanpa menimbulkan keresahan masyarakat,” tegas Kapolres.
Usai apel di Polres Buru, seluruh personel dijadwalkan mengikuti apel gelar kembali di Aula Kantor Bupati Buru bersama unsur pemerintah daerah dan provinsi, TNI–Polri, serta Kejaksaan. Pada pukul 15.00 WIT, Gubernur Maluku akan memimpin kick-off meeting secara daring sebagai penanda dimulainya operasi penyisiran dan pengosongan wilayah Gunung Botak. Apel selesai pada pukul 09.50 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (TN/GP)

