DPRD KaltaraParlemen

Kaltara Perlu Perkuat Adaptasi Pasar Kerja, Rahman Beri Atensi

Loading

Pelaksanaan Bursa Kerja bertajuk Kaltara Job Fair (Foto: Ist)

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Rahman, menilai dinamika penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, perubahan komposisi penduduk bekerja menggambarkan arah kebutuhan pasar kerja sekaligus tantangan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data BPS, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan porsi 32,58 persen. Di bawahnya, Perdagangan Besar dan Eceran mencapai 15,50 persen, dan Administrasi Pemerintahan berada pada angka 9,88 persen. Pola dominasi ini, kata Rahman, masih konsisten dengan dua tahun sebelumnya.

Baca Juga  Hari Guru Nasional 2025, Anggota DPRD Kaltara Rahman Tekankan Pentingnya Kesejahteraan dan Pemerataan Pendidik

Sementara itu, beberapa sektor tercatat mengalami peningkatan serapan tenaga kerja. Administrasi Pemerintahan naik 1,05 persen poin, Pertambangan dan Penggalian meningkat 0,85 persen poin, dan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan bertambah 0,69 persen poin. Pada saat yang sama, penurunan terlihat pada Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 1,56 persen poin, Jasa Lainnya 1,27 persen poin, serta Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yang turun 0,39 persen poin.

Baca Juga  Rahman Apresiasi Respon Cepat Gubernur Zainal Terkait Gempa Tarakan

Rahman menilai tren ini harus direspons dengan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih adaptif dan berpihak pada peningkatan kompetensi masyarakat.

“Perubahan di pasar kerja tidak bisa dianggap biasa saja. Pemerintah perlu memastikan masyarakat dibekali keterampilan sesuai kebutuhan sektor yang terus bergerak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran provinsi dalam memastikan program pemberdayaan tenaga kerja berjalan efektif di seluruh wilayah.

Baca Juga  SOA Diminta Kembali Menjadi Program Prioritas

“Kami di Komisi IV akan terus mengawal agar kebijakan ketenagakerjaan berpihak pada masyarakat. Pembangunan manusia itu harus disertai kesempatan kerja yang layak,” kata Rahman.

Rahman ingin penguatan pelatihan, peningkatan akses terhadap pekerjaan layak, serta kolaborasi lintas sektor dapat membantu masyarakat beradaptasi dengan perkembangan pasar kerja.

“Harapannya, masyarakat Kaltara tidak hanya bekerja, tetapi memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tuturnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *