DPRD KaltaraParlemen

Belanja Seremonial dan Perjalanan Dinas Harus Dikoreksi

Loading

Momen foto bersama usai rapat paripurna. (Foto: Ist)

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalimantan Utara meminta Pemerintah Provinsi Kaltara melakukan koreksi serius terhadap belanja daerah yang dianggap tidak memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Pengetatan anggaran dinilai penting untuk menjaga stabilitas fiskal sekaligus memastikan program prioritas tetap berjalan optimal.

Baca Juga  Terima Rancangan APBD 2026, Fraksi PPR DPRD Kaltara Berikan Tiga Masukan ke Pemprov Kaltara

Anggota Fraksi Demokrat, H. Saleh, menilai sejumlah kegiatan rutin yang bersifat seremonial serta perjalanan dinas masih menyerap anggaran cukup besar namun minim kontribusi terhadap pembangunan.

“Kita harus jujur melihat pos-pos anggaran yang tidak produktif. Seremonial dan perjalanan dinas yang tidak mendesak harus dikurangi,” ujar Saleh pada pekan ini.

Baca Juga  Festival Tari Kreasi Daerah Jadi Ruang Unjuk Talenta Muda, Vamelia Dorong Penguatan Ekosistem Seni di Kaltara

Menurutnya, pemangkasan anggaran bukan sekadar strategi efisiensi, tetapi langkah untuk memastikan APBD digunakan secara lebih tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa belanja pemerintah harus berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat, terutama sektor dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Baca Juga  Kerusakan Jalan Poros di Kilo 6 Simpang Manis Tana Tidung Disoroti Anggota DPRD Kaltara

Saleh juga mengingatkan bahwa kondisi fiskal saat ini membutuhkan keberanian pemerintah daerah dalam mengambil keputusan yang tidak populer namun diperlukan.

“Ini soal komitmen. Pemprov harus konsisten menertibkan belanja yang tidak esensial supaya ruang fiskal tetap terjaga,” tegasnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *