Pemkab Tana TidungTana Tidung

Bupati Ibrahim Ali Tinjau Pembangunan Gedung RS Akhmad Berahim

Loading

Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali (tengah) saat meninjau pembangunan gedung RS Akhmad Berahim, (Rabu, 5/11/2025)

TERASNKRI.COM | TANA TIDUN, KALTARA – Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali, meninjau langsung progres pembangunan Gedung Rumah Sakit Akhmad Berahim di Jalan Padat Karya, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (5/11/2025).

Proyek tersebut merupakan bagian dari program Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yang mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam peningkatan layanan rumah sakit madya di seluruh Indonesia.
Peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit ini pun dilakukan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada 21 Februari 2025 lalu.

Dengan dukungan dari pemerintah pusat dan komitmen kuat dari Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Rumah Sakit Akhmad Berahim diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di Kalimantan Utara, sekaligus simbol kemajuan sektor kesehatan di Bumi Upun Taka.

Atas pembangunan rumah sakit ini, Bupati Tana Tidung, Bapak Ibrahim Ali menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat kepada Kabupaten Tana Tidung, mengingat rumah sakit Akhmad Berahim menjadi satu-satunya di Kalimantan Utara yang menerima program pembangunan dari Kementerian Kesehatan melalui PHTC.

Baca Juga  Bupati Tana Tidung Terima Silaturahmi KONI Kabupaten Tana Tidung

“Kita hari ini berkunjung ke pembangunan rumah sakit yang memang diprogram oleh Kementerian Kesehatan untuk mendukung Asta Cita Pak Presiden Prabowo. Di Kalimantan Utara, yang mendapatkan program ini hanya Rumah Sakit Akhmad Berahim di Kabupaten Tana Tidung,” ujar beliau.

Bupati menjelaskan bahwa hasil pembangunan menunjukkan progres yang menggembirakan.
Berdasarkan laporan dari Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kementerian Kesehatan, hingga akhir Oktober 2025 progres fisik telah mencapai 61,47 persen dengan deviasi 0 persen, yang berarti pekerjaan berjalan sesuai jadwal.

“Alhamdulillah, progresnya luar biasa, pekerjaan cukup bagus. Target mereka, sebelum kontrak berakhir pada 16 Desember nanti, Insya Allah pembangunannya sudah selesai,” ujarnya.

Bupati Ibrahim juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Kesehatan atas dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Tana Tidung.

Baca Juga  Bupati Tana Tidung Terima Silaturahmi KONI Kabupaten Tana Tidung

“Kita ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Menteri Kesehatan karena ini merupakan pemberian yang luar biasa. Masyarakat Tana Tidung harus bersyukur karena telah terpilih menerima pembangunan rumah sakit ini dengan anggaran cukup besar, tahun ini saja fisiknya hampir Rp164 miliar, belum termasuk sarprasnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk mengoperasikan rumah sakit tersebut setelah rampung.
Ia mengungkapkan, fasilitas yang akan tersedia sangat lengkap, mulai dari layanan cuci darah hingga pasang ring jantung, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk jauh ke luar daerah.

“PR kita sekarang adalah menyiapkan SDM supaya bisa memanfaatkan rumah sakit yang cukup mewah ini. Mungkin ini nanti akan menjadi rumah sakit termegah di Kalimantan Utara. Fasilitasnya lengkap, jadi warga kita tidak perlu jauh-jauh untuk rujukan,” jelasnya.
Pemerintah daerah, kata Bupati, telah menyiapkan langkah strategis dengan menyekolahkan sejumlah dokter umum untuk melanjutkan pendidikan menjadi dokter spesialis.

Baca Juga  Bupati Tana Tidung Terima Silaturahmi KONI Kabupaten Tana Tidung

“Kita sudah minta pemetaan sarpras apa saja yang diberikan, sehingga kita tinggal menyesuaikan kebutuhan SDM. Sekarang juga sudah ada beberapa dokter umum dari Tana Tidung yang sedang menempuh pendidikan spesialis,” ujarnya.

Selain tenaga medis, Bupati juga menegaskan bahwa tenaga teknis seperti mekanikal, perawatan, dan tenaga pendukung lainnya akan disiapkan agar rumah sakit bisa beroperasi optimal.

“Ternyata yang dibutuhkan bukan hanya dokter spesialis, tapi juga mekanikalnya, perawatannya, dan tenaga pendukung lain. Jadi semuanya harus kita siapkan,” katanya.

Bupati Tana Tidung menambahkan, meskipun nantinya rumah sakit akan menjadi aset pemerintah daerah, pihaknya memastikan kesiapan Pemkab Tana Tidung dalam melakukan perawatan dan pengelolaan jangka panjang.

“Bangunan rumah sakit ini nantinya menjadi aset pemerintah daerah, dan PR kita adalah siap atau tidak untuk maintenance. Tapi saya pastikan, Insya Allah kita siap untuk itu,” tegasnya. (TN/Diskominfo KTT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *