Nunukan

Masih Banyak Pa’bettang Tidak Kenakan Masker Saat Bekerja

Loading

TERASNKRI.COM | Nunukan – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan Suhadi menilai kesadaran tentang bahaya covid -19 di kalangan para pengikat tali rumput laut atau yang lebih dikenal sebagai pa’bettang, khususnya yang bekerja di wilayah Mamolo, Nunukan Selatan, sampai saat ini masih relatif rendah. Hal itu dapat dilihat dari masih banyaknya pa’bettang yang tidak mengenakan masker pada saat bekerja.

Baca Juga  Bayi Perempuan Ditemukan Meninggal di Sungai Manurung Sebatik

Ada sebagian pabetang yang memang tidak membawa masker dari rumah, tetapi tidak sedikit pula yang sebetulnya membawa masker tapi hanya disimpan di dalam tas atau kantong pakaiannya, padahal semestinya masker tersebut harus selalu dipakai pada saat bekerja mengingat pekerjaan mabettang selalu dilakukan secara berkelompok sehingga berpotensi terpapar covid – 19.

Baca Juga  BGN Perketat Pengawasan MBG, Lima Tahap Uji Organoleptik Wajib Sebelum Makanan Didistribusikan

“Hari Jumat lalu saya bersama Pak Habir (Koordinator Asosiasi Pembudidaya Rumput Laut Kabupaten Nunukan) mengunjungi lokasi kerja para pa’bettang di Mamolo, dari situ saya melihat masih banyak pa’bettang yang tidak menggunakan masker saat bekerja. Padahal sosialisasi kepada mereka sudah seringkali dilakukan, baik oleh penyuluh perikanan, dari asosiasi maupun pemerintah,” kata Suhadi.

Baca Juga  Penemuan Jasad Bayi di Sebatik, Polisi Amankan Perempuan 21 Tahun

Situasi tersebut, menurutnya harus menjadi atensi semua pihak, khususnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19. Karena jika terus dibiarkan dikhawatirkan akan muncul anggapan di kalangan pa’bettang bahwa situasi saat ini sudah normal kembali dan tidak perlu mengenakan masker saat berada di luar rumah.

TN/HUMAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

      

Loading