Maulid Nabi 1448H di Masjid Nurul Huda, Camat Sebatik Timur Sampaikan Capaian Pembangunan di Wilayah Perbatasan
![]()


TERASNKRI.COM | NUNUKAN, KALTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Huda, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, berlangsung khidmat, Senin malam (18/8/2026). Selain sebagai syiar agama, momentum ini juga dimanfaatkan Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur untuk menyampaikan perkembangan pembangunan sekaligus mengajak masyarakat memperkuat persatuan di wilayah perbatasan
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WITA itu menghadirkan Al-Habib Muhdor bin Idrus Alkaff sebagai penceramah. Turut hadir unsur Forkopimcam Sebatik Timur, kepala desa, tokoh tokoh agama diantaranya H. Abdul Sani, MM, H. Lasidi, S.Pd., tokoh masyarakat Sebatik H. Nuwardi, SE, para imam masjid, majelis taklim, insan pers, dan jamaah Masjid Nurul Huda.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Kepala KUA Sebatik Timur, Kapolsek Sebatik Timur, Kepala UPT Perhubungan, Kepala Desa Sei Nyamuk, Kepala Desa Tanjungf Harapan dan Kepala Desa Bukit Aru Indah.
Camat Sebatik Timur dalam sambutannya menegaskan, Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial tahunan umat Islam.
“Maulid bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat menerjemahkan kecintaan kepada Rasulullah melalui akhlak, kepedulian terhadap sesama, menjaga persaudaraan, serta membangun kehidupan yang rukun.
Pada kesempatan itu, Camat juga menyampaikan sejumlah program dan capaian Pemerintah Kabupaten Nunukan di bawah kepemimpinan Bupati H. Irwan Sabri, SE dan Wakil Bupati Hermanus, S.Sos.Program tersebut dinilai sebagai bentuk kehadiran pemerintah hingga ke wilayah Pulau Sebatik. Beberapa capaian yang disebutkan antara lain:Pendidikan: Program seragam sekolah; Pembangunan dan peningkatan jalan, serta Jalan Usaha Tani (JUT); Rumah layak huni; Penguatan pelayanan melalui RS Umum Sebatik; Bantuan pertanian, alsintan, pengembangan hortikultura, bantuan nelayan, dan pengembangan rumput laut; Penguatan UMKM serta ekonomi desa melalui BUMDes

“Berbagai program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kita berharap program-program yang sudah berjalan dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan,” kata Camat.
Ia menekankan, keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting menjaga hasil pembangunan dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” pungkas Zainal Abidinsyah
Dalam tausiyahnya, Al-Habib Muhdor bin Idrus Alkaff mengajak jamaah memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, kelahiran Rasulullah adalah peristiwa penting karena beliau menjadi teladan dalam menjalani kehidupan. Habib Muhdor mengingatkan agar kecintaan itu diwujudkan melalui akhlak yang baik, mempererat silaturahmi, mengikuti sunnah, dan meningkatkan kepedulian sosial. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.
Peringatan Maulid di Masjid Nurul Huda ditutup dalam suasana tertib dan penuh kekeluargaan. Dari mimbar masjid, pesan yang mengemuka adalah: cinta kepada Rasulullah tidak hanya dengan mengenang kelahirannya, tetapi dengan menghadirkan akhlak, persaudaraan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. (TN/Shr/Ozz)
