Arahan tersebut disampaikan Gubernur Zainal saat menutup kegiatan Coffee Morning bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi vertikal di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha lokal akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah dibandingkan jika pekerjaan didominasi vendor dari luar Kaltara.

Baca Juga  Sekprov Finalisasi Dashboard Executive, Perkuat Integrasi Data Pembangunan

“Kalau vendor lokal diberdayakan, uang akan berputar di daerah. Dampaknya bukan hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga meningkatkan pendapatan daerah,” ujar Zainal.

Selain membahas penguatan ekonomi, Zainal juga menegaskan komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan, termasuk di wilayah Krayan. Ia membantah anggapan bahwa pemerintah menganaktirikan pembangunan di kawasan tersebut.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara telah mengusulkan anggaran khusus sebesar Rp150 miliar kepada Menteri Keuangan RI untuk mendukung penyelesaian pembangunan jembatan dan konektivitas di Krayan melalui Balai. Ia juga menginstruksikan Balai dan Dinas PUPR Kaltara memperkuat koordinasi agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada 2027.

Baca Juga  Wagub Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Perbatasan

Di bidang pemberantasan narkoba, Zainal mengapresiasi kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara dan meminta dilaksanakan tes urine mendadak di lingkungan Pemprov Kaltara, dimulai dari dirinya hingga seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

“Saya siap diperiksa lebih dulu. Waktunya silakan ditentukan Kepala BNN agar objektif,” tegasnya.

Zainal juga membuka kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kaltara yang ingin memperkuat personel di BNN melalui mekanisme perpindahan tugas.

Baca Juga  Kaltara Genjot PAD, Luncurkan E-SAMSATKU dan SIMPADKU untuk Layanan Pajak Digital

Pada kesempatan itu, ia turut menyoroti pentingnya menyiapkan generasi muda menghadapi seleksi sekolah kedinasan. Pemprov Kaltara telah menghadirkan bimbingan belajar gratis “Patriot Muda” di kawasan Pasar Induk sebagai wadah pembinaan bagi putra-putri daerah.

Zainal mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran kelulusan instan melalui oknum yang meminta imbalan. Menurutnya, keberhasilan hanya dapat diraih melalui persiapan yang matang, disiplin, serta kemampuan diri sendiri. (TN/DKISP Kaltara)