DPRD Kaltara Siap Komunikasikan Skema CSR Beasiswa, Anggaran Pendidikan Masih Bersifat Defensif
![]()

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan pihak terkait guna memastikan skema penyaluran beasiswa melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dapat terwujud. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperluas jangkauan program pendidikan di tengah kondisi anggaran daerah yang terbatas.

Syamsuddin menyampaikan bahwa usulan penambahan anggaran beasiswa sebesar Rp 5 miliar — sehingga total anggaran mencapai Rp 20 miliar — sebenarnya sudah lama diajukan. Namun, penambahan tersebut belum dapat dipenuhi karena situasi keuangan daerah.
“Ini kan sudah lama nih Rp 15 miliar memang harus ada kenaikan asal ada perbaikan anggaran. Saya termasuk yang mendukung untuk men-support,” tuturnya pada pekan ini.

Ia mengakui bahwa Pemprov Kaltara sedang menghadapi tekanan fiskal yang ia sebut sebagai “tsunami TKD” (Transfer ke Daerah). Kondisi ini menyebabkan kebijakan anggaran saat ini bersifat defensif dan berfokus mempertahankan alokasi yang telah tersedia.
“Syukur ini juga enggak dipotong, artinya kita saya sudah nyebutin defend aja nih sekarang dengan kondisi anggaran seperti ini sifatnya defensif. Apa yang ada udah bagus. Nantilah mudah-mudahan di putaran kedua ini juga ada sehingga nanti bisa ada penambahan kalau ada perbaikan,” katanya. (adv)


