DPRD KaltaraParlemen

DPRD Kaltara Siap Komunikasikan Skema CSR Beasiswa, Anggaran Pendidikan Masih Bersifat Defensif

Loading

TERASNKRI.COM | TANJUNG SELOR, KALTARA — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, menyatakan kesiapannya untuk berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan pihak terkait guna memastikan skema penyaluran beasiswa melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dapat terwujud. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperluas jangkauan program pendidikan di tengah kondisi anggaran daerah yang terbatas.

Baca Juga  Supa’ad Tekankan Pentingnya Edukasi Kesehatan Masyarakat

Syamsuddin menyampaikan bahwa usulan penambahan anggaran beasiswa sebesar Rp 5 miliar — sehingga total anggaran mencapai Rp 20 miliar — sebenarnya sudah lama diajukan. Namun, penambahan tersebut belum dapat dipenuhi karena situasi keuangan daerah.

“Ini kan sudah lama nih Rp 15 miliar memang harus ada kenaikan asal ada perbaikan anggaran. Saya termasuk yang mendukung untuk men-support,” tuturnya pada pekan ini.

Baca Juga  Tamara Apresiasi Peluncuran Program Literasi Kelas Tinggi di Nunukan

Ia mengakui bahwa Pemprov Kaltara sedang menghadapi tekanan fiskal yang ia sebut sebagai “tsunami TKD” (Transfer ke Daerah). Kondisi ini menyebabkan kebijakan anggaran saat ini bersifat defensif dan berfokus mempertahankan alokasi yang telah tersedia.

Baca Juga  DPRD Kaltara Gelar Paripurna Nota Pengantar RAPBD 2026

“Syukur ini juga enggak dipotong, artinya kita saya sudah nyebutin defend aja nih sekarang dengan kondisi anggaran seperti ini sifatnya defensif. Apa yang ada udah bagus. Nantilah mudah-mudahan di putaran kedua ini juga ada sehingga nanti bisa ada penambahan kalau ada perbaikan,” katanya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *