Jaga Motivasi Guru di Perbatasan, Pemerintah Diminta Berlaku Adil
![]()

TERASNKRI.COM | TARAKAN, KALTARA — Anggota DPRD Kaltara, Listiani, menegaskan pentingnya memperhatikan aspek keadilan dalam penyaluran Tunjangan Khusus Guru (TKG), terutama bagi tenaga pendidik yang bertugas di wilayah perbatasan. Ia menilai, guru merupakan pilar utama keberlangsungan pendidikan di daerah-daerah yang memiliki akses terbatas dan tantangan geografis yang berat.
Menurut dia, guru di perbatasan bekerja pada kondisi yang menuntut pengorbanan besar. Selain menghadapi keterbatasan sarana prasarana, mereka juga bertanggung jawab mendidik generasi muda di daerah yang menjadi garda terdepan negara.

“Guru-guru di perbatasan adalah ujung tombak pendidikan. Jika hak mereka tidak terpenuhi, semangat mengajar bisa menurun, dan itu akan berdampak pada kualitas pendidikan di wilayah ini,” ujarnya.
Listiani mengatakan, laporan mengenai ketidakmerataan tunjangan menunjukkan bahwa masalah klasik terkait administrasi dan penyaluran anggaran masih terjadi. Guru yang merasa tidak diperlakukan adil akan kehilangan motivasi, dan pada akhirnya proses belajar mengajar akan terpengaruh.

Ia menambahkan, persoalan TKG tidak sekadar perkara anggaran, tetapi juga menyangkut penghargaan dan pengakuan terhadap dedikasi guru. Dengan memastikan tunjangan terdistribusi secara merata, pemerintah turut menjaga keberlanjutan layanan pendidikan di daerah 3T.
“Kita harus memastikan guru di perbatasan mendapat dukungan penuh. Kalau mereka merasa diperlakukan adil, mereka bisa bekerja lebih baik untuk anak-anak kita,” katanya. (adv)


